Aliansi Jogja Memanggil Desak Negara Berbenah, Zainal Arifin Mochtar: Ini Momentum, Jangan Hilang

Uceng sapaan akrabnya juga meminta pemerintah seret penunggang demo yang kerap dilontarkan.

Muhammad Ilham Baktora | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 01 September 2025 | 14:53 WIB
Aliansi Jogja Memanggil Desak Negara Berbenah, Zainal Arifin Mochtar: Ini Momentum, Jangan Hilang
Aliansi Jogja Memanggil kembali menggelar aksi demonstrasi di Bundaran UGM, Senin (1/9/2025). [Hiskia/Suarajogja]

SuaraJogja.id - Aliansi Jogja Memanggil kembali menggelar aksi demonstrasi di Bundaran UGM, Senin (1/9/2025).

Aksi ini menyoroti berbagai isu, mulai dari kecaman terhadap brutalitas aparat hingga desakan perbaikan kebijakan negara.

Pakar Hukum Tata Negara UGM, Zainal Arifin Mochtar, menegaskan aksi semacam ini tidak boleh berhenti.

Meskipun belakang juga santer isu berbagai aksi yang digelar di daerah itu ditunggangi oknum tak bertanggungjawab.

Baca Juga:Demo di UGM: Tuntut Usut Tuntas Kematian Ojol & Mahasiswa, Tolak Represi Negara!

"Aksi ini harus tetap dilakukan, karena enggak boleh enggak. Kenapa enggak boleh enggak? Karena kalau tekanan ini menurun, maka maksud perubahan yang kita dorong itu kan bisa hilang," kata pria yang akrab disapa Uceng tersebut, Senin siang.

Menurut Zainal, tudingan aksi demonstrasi masyarakat ditunggangi bukanlah hal baru.

Namun negara sendiri pun tak pernah hadir dalam persoalan tersebut.

"Kita sebenarnya tahu hampir semua demo, enggak ada yang enggak ditunggangi. Kalau soal penunggang, dan negara enggak pernah cari penunggangnya. Ujug-ujug [tiba-tiba] mengatakan bahwa jangan demo karena ada yang tunggangin," ungkapnya.

Negara Harus Bertanggung Jawab

Baca Juga:Korban Luka Demo Capai 29 Orang di RSUP Sardjito, Satu Meninggal setelah Gagal Resusitasi Jantung

Ia menilai negara seharusnya bertanggung jawab mencari dan menindak pihak yang disebut menunggangi aksi tersebut.

Bukan lantas sekadar melarang masyarakat turun ke jalan.

"Ada kewajiban negara untuk cari penunggangnya," tegasnya.

Lebih lanjut, ia menekankan bahwa gerakan massa penting untuk menjaga momentum perubahan.

"Kalau kita mundur, kita enggak bergerak, ya esensi ini tidak akan berlanjut. Padahal esensi ini adalah momentum untuk melanjutkan perbaikan. Ada banyak perbaikan yang harus kita lakukan," tuturnya.

Momentum Perubahan Harus Dijaga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak