- Hingga Selasa (10/2/2026), 4.261 peserta PBI JK Kota Yogyakarta telah mengajukan permohonan reaktivasi kepesertaan di MPP.
- Dinkes Kota Yogyakarta memprioritaskan reaktivasi bagi peserta dengan kebutuhan kesehatan rutin atau mendesak seperti berobat rutin.
- Dinkes menyediakan delapan konter layanan dengan kuota 300 pemohon per hari, sementara pengajuan via JSS dan WA tidak dibatasi.
Ia menegaskan, pada prinsipnya Dinkes tidak menolak pengajuan reaktivasi. Semua permohonan diterima, hanya saja diprioritaskan berdasarkan tingkat kebutuhan medis.
"Bisa diwakilkan anaknya atau pengurus kampung. Bahkan bisa lewat WA atau JSS," paparnya.
Untuk menjamin keberlanjutan program, Pemkot Yogyakarta telah menyiapkan anggaran sekitar Rp32 miliar pada tahun 2026. Selain itu terdapat rencana tambahan anggaran sekitar Rp8,6 miliar yang saat ini masih dalam tahap usulan.
"Itu sudah teranggarkan di 2026. Sekarang kita usulkan pergeseran dan tambahan sekitar Rp8,6 miliar, tergantung kemampuan anggaran," imbuhnya.
Baca Juga:Pemkab Sleman Raih Penghargaan UHC dari BPJS Kesehatan
Kontributor : Putu Ayu Palupi