Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!

Wisata Bantul anjlok 36% saat Lebaran 2026. Diduga faktor ekonomi & keluhan harga tiket mahal jadi penyebab sepinya kunjungan.

Budi Arista Romadhoni
Rabu, 25 Maret 2026 | 16:18 WIB
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!
Wisatawan memadati kawasan Pantai Parangtritis Kabupaten Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta. (ANTARA/Hery Sidik)
Baca 10 detik
  • Kunjungan wisatawan di Pantai Parangtritis Bantul turun 36% selama Lebaran 1447 H dibanding tahun sebelumnya.
  • Data Dinas Pariwisata Bantul menunjukkan total 80.333 pengunjung tercatat selama tujuh hari libur Lebaran 2026.
  • Dugaan penyebab sepinya wisatawan adalah kondisi ekonomi sulit dan keluhan tingginya harga tiket masuk.

SuaraJogja.id - Pesta libur Lebaran 1447 H ternyata tak semanis yang diharapkan bagi pariwisata Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta. Alih-alih panen wisatawan, destinasi andalan seperti Pantai Parangtritis justru harus menelan pil pahit dengan penurunan jumlah pengunjung yang sangat signifikan, mencapai 36 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Ini menjadi pukulan telak yang menandakan adanya masalah serius, di mana Bantul kehilangan puluhan ribu potensi wisatawan pada momen puncak liburan.

Data dari Dinas Pariwisata Kabupaten Bantul berbicara gamblang. Selama tujuh hari periode libur Lebaran 2026, total kunjungan hanya mampu menyentuh angka 80.333 orang. Angka ini terjun bebas jika dibandingkan periode yang sama pada Lebaran 2025 yang saat itu berhasil meraup sekitar 126.000 wisatawan.

"Tingkat kunjungan wisata harian pada momen Lebaran tahun lalu rata-rata sekitar 18 ribu pengunjung, sedangkan tahun ini rata-rata sebanyak 11.400 pengunjung," kata Adyatama Kepariwisataan dan Ekonomi Kreatif Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi, Rabu (25/3/2026).

Baca Juga:Antisipasi Nuthuk Harga dan Penimbunan Pangan, DPRD Kota Yogyakarta Minta Pemkot Perketat Pengawasan

Ekonomi Sulit dan Tiket Mahal Jadi Biang Kerok? 

Pemerintah Kabupaten Bantul tidak menutup mata terhadap anomali ini. Markus Purnomo Adi mengakui ada dua faktor utama yang diduga kuat menjadi biang keladi sepinya wisatawan. Pertama adalah kondisi ekonomi masyarakat yang kemungkinan mempengaruhi daya beli dan alokasi dana untuk berlibur.

Faktor kedua, yang menjadi sorotan tajam, adalah keluhan masyarakat terkait harga tiket masuk atau retribusi. Isu ini bahkan ramai diperbincangkan warganet di media sosial, yang bisa jadi membuat calon wisatawan berpikir dua kali untuk mengunjungi pantai-pantai di Bantul.

"Tentunya pemerintah kabupaten juga memperhatikan keluhan pengelola destinasi pantai selatan dan netizen di kanal media sosial terkait besaran retribusi masuk wisata khususnya pantai," katanya.

Meski kunjungan merosot tajam, pendapatan asli daerah (PAD) yang berhasil dikumpulkan dari sektor pariwisata selama periode tersebut tercatat sebesar Rp1,162 miliar.

Baca Juga:Sleman Bidik 400 Ribu Wisatawan Selama Libur Lebaran 2026, Sektor Jip dan Candi Jadi Andalan

Puncak kunjungan sendiri terjadi pada H+2 Lebaran, Senin (23/3), dengan 23.442 orang, dan H+3, Selasa (24/3), dengan 20.076 orang. Namun, angka puncak ini tetap tidak mampu menolong total perolehan yang jauh dari ekspektasi.

Menghadapi momen libur, Kepala Dinas Pariwisata Bantul, Saryadi, sebenarnya sudah melakukan berbagai persiapan, termasuk menambah personel di loket retribusi hingga tiga kali lipat dan mengoptimalkan petugas kebersihan. Namun, upaya operasional tersebut tampaknya belum cukup untuk membendung penurunan drastis minat wisatawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak