Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin

Pasca kasus kekerasan, Pemkot Yogyakarta merazia daycare dan mendapati 31 dari 68 tempat belum berizin. Pemkot akan menertibkan izin serta mendampingi korban

Budi Arista Romadhoni
Selasa, 28 April 2026 | 16:28 WIB
Pemkot Yogyakarta Sweeping 68 Daycare Pasca Kasus Little Aresha, 31 Belum Berizin
Kondisi Daycare Little Aresha yang dicoret-coret orang tak dikenal, Selasa (28/4/2026). (Suarajogja.id/Putu Ayu Palupi)
Baca 10 detik
  • Pemkot Yogyakarta melakukan razia daycare pascakasus kekerasan anak untuk memastikan keamanan dan legalitas seluruh tempat penitipan anak.
  • Hasil pemeriksaan menemukan 31 dari 68 daycare di Yogyakarta belum memiliki izin resmi untuk beroperasi secara mandiri.
  • Pemkot memberikan pendampingan psikologis, kesehatan, serta menanggung biaya penitipan bagi korban kekerasan anak hingga akhir semester berlangsung.

"Kalau memang diindikasikan [diberi obat-obatan] begitu, ya kami siap melakukan pemeriksaan terhadap anak-anak," ungkapnya.

Pemkot juga melakukan pemantauan kesehatan dan tumbuh kembang anak-anak yang sebelumnya dititipkan di daycare tersebut. Sebab beberapa keluhan yang muncul antara lain berat badan anak yang tidak sesuai usia hingga gangguan kesehatan.

Intervensi gizi akan dilakukan untuk memperbaiki kondisi anak. Jika tidak terdapat penyakit yang mendasari, perbaikan berat badan biasanya dapat terlihat dalam waktu sekitar tiga bulan.

Namun jika terdapat penyakit lain seperti infeksi paru atau tuberkulosis, proses pemulihan bisa berlangsung lebih lama.

Baca Juga:Pelaku Orang Terdekat, Kasus Dugaan Kekerasan di Daycare Little Aresha Jadi Alarm Perlindungan Anak

"Misalnya ada anak umur 36 bulan tapi berat badannya masih 10 kilogram. Itu sudah di bawah garis merah dan harus dilakukan pendampingan," jelasnya.

Hasto menambahkan, meski muncul kasus Little Aresha, tidak semua tempat penitipan anak di Kota Yogyakarta bermasalah. Keberadaan daycare juga dinilai penting karena banyak orang tua bekerja dan membutuhkan tempat yang aman untuk menitipkan anak.

"Tidak semua TPA itu jelek. Banyak yang bisa dipercaya dan memang dibutuhkan masyarakat," imbuhnya.

Kontributor : Putu Ayu Palupi

Baca Juga:Terungkap! 5 Fakta Mengerikan Kasus Kekerasan Berantai di Daycare Little Aresha Jogja

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak