- Petugas Imigrasi Bandara YIA menggagalkan keberangkatan tiga pria asal Pamekasan, Sampang, dan Tangerang pada 13 Mei 2026.
- Ketiga penumpang tersebut diduga akan melaksanakan ibadah haji secara non-prosedural melalui penerbangan menuju Singapura menggunakan maskapai Scoot.
- Sistem intelijen keimigrasian berhasil mendeteksi identitas ketiganya setelah sebelumnya mereka gagal mencoba berangkat haji melalui jalur laut Batam.
"Hingga 13 Mei 2026, tercatat sudah 6 orang penumpang yang berhasil dicegah keberangkatannya oleh Imigrasi Bandara YIA karena diduga akan melaksanakan ibadah haji melalui jalur non-prosedural," tuturnya.
Di akhir keterangannya, Tedy mengimbau agar masyarakat selalu menggunakan jalur resmi dalam melaksanakan ibadah ke tanah suci demi menghindari masalah hukum di luar negeri.
"Kami berkomitmen untuk terus memperkuat pengawasan demi melindungi WNI agar tidak menghadapi persoalan hukum, penolakan masuk, maupun deportasi di negara tujuan," tandasnya.
Baca Juga:Enam Warga DIY Pernah Positif Hantavirus pada 2025, Masyarakat Diminta Tak Panik