Penyemprotan disinfektan masih dilakukan hingga hari ini. Hal itu akan dilanjutkan secara rutin hingga TPST Piyungan dibuka.
Sebagai informasi, akses ke TPST Piyungan telah ditutup oleh warga Dusun Ngablak, Desa Sitimulyo, Piyungan, Bantul, sejak Minggu (24/3/2019). Ketua Komunitas Pemulung Piyungan, Maryono, mengatakan penutupan dilakukan karena tuntutan warga belum dipenuhi oleh pemerintah. Warga meminta TPST dibenahi karena sudah melebihi kapasitas.
"Dermaga yang di atas untuk pembuangan sudah sempit. Bahkan tidak bisa lagi untuk pembuangan," kata Maryono.
Selain itu, jalan menuju tempat pembuangan juga berlubang dan berlumpur. Antrian truk untuk membuang sampah mencapai kurang lebih 1,5 kilo meter. Satu truk yang biasanya dapat membuang sampah hingga tiga kali trip, hanya bisa mengangkut satu kali. Antrian tersebut membuat truk harus menunggu 8-9 jam untuk membuang satu truk sampah.
Kontributor : Sri Handayani
Berita Terkait
-
Ombudsman Sebut Pemda DIY Kurang Perhatikan Masalah Sampah
-
Lembaga Ombudsman DIY: Yogyakarta Darurat Sampah
-
Yogyakarta Darurat Sampah, Ombudsman Beri 5 Rekomendasi
-
Pengawas Ujian Tidur Hingga Datang Ngaret Jadi Temuan Ombudsman Selama UNBK
-
8 Bulan Jadi PRT, Dewi Lebih Pilih Bunuh Bayinya Ketimbang Dipecat Majikan
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Piala Paku Alam 2026 Bangkitkan Tradisi Pacuan Kuda dengan Balutan Karnaval dan Hiburan Keluarga
-
Fete de la Musique 2026 Digelar di Yogyakarta, 5 Musisi Lokal Meriahkan Kolaborasi Indonesia-Prancis
-
Gejayan Dikepung Massa, Tuntut Penurunan Harga BBM Hingga Tolak MBG dan UU TNI/Polri
-
Diguyur Hujan, Ratusan Mahasiswa dan Elemen Sipil Padati Gejayan Gelar Seruan Bersama
-
IHR: Piala Paku Alam 2026 Akan Digelar di Yogyakarta, Hadirkan Kemeriahan Pesta Karnaval