SuaraJogja.id - Pemerintah Desa (Pemdes) Rejosari, Semin, Gunungkidul Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengklaim surat dengan embel-embel kutukan Tuhan tidak dikeluarkan oleh pihak Pemdes.
Surat yang viral di daerah tersebut disebut langsung diturunkan oleh Dinas Sosial Kabupaten Gunungkidul.
"Kita hanya melanjutkan surat edaran itu dari pemerintah, dari Dinas Sosial. Kita hanya menjalankan peraturan sebagaimana mestinya," kata Sekretaris Desa Rejosari Sabrina Selasa (18/6/2019)
Ia juga menambahkan pemdes tidak memiliki kewenangan mengeluarkan form surat tersebut. Pihaknya hanya menjadi perantara antara Dinsos dan masyarakat.
"Ketika ada edaran seperti itu kita hanya bisa menjalankan, karena kita kan di bawah ya. Jadi kita hanya menjalankan apa yang ada dari atasan," katanya
Sabrina menuturkan dalam melakukan pelayanan pihaknya telah berupaya secara maksimal. Diakui Sabrina tidak mungkin Pemdes akan menyakiti masyarakatnya sendiri.
"Kita hanya melayani masyarakat jangan sampai lah kita menyakiti hati masyarakat," tambah Sabrina
Hal itu dibenarkan oleh Kepala Divisi (Kasi) Pelayanan Desa Rejosari, Budi Siswanto. Menurut Budi surat kutukan tersebut sesuai dengan edaran yang dikeluarkan Dinas Sosial.
"Kita kalau tidak ada edaran dari Dinas Sosial juga tidak mungkin mengeluarkan surat edaran seperti ini," kata Budi.
Baca Juga: Teken Surat Kutukan, Narmi Curhat Utang Menumpuk untuk Keperluan Berobat
Kontributor : Rahmad Ali
Berita Terkait
-
Tak Hanya Narmi, Kasus Pemblokiran KIS Juga Dialami Tetangganya
-
Teken Surat Kutukan, Narmi Curhat Utang Menumpuk untuk Keperluan Berobat
-
Teken Surat Kutukan Demi Berobat, Narmi: Siapa Sih yang Mau Dikutuk Miskin
-
Pemkab Gunungkidul Akan Evaluasi Surat Kutukan Tuhan
-
KIS Diblokir, Warga Gunungkidul Teken Surat Kutukan Dari Allah
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja