SuaraJogja.id - Sejumlah Pimpanan Pusat (PP) Muhammadiyah dan PP Aisyiyah menjenguk Buya Safii'i Ma'arif yang dirawat di RS PKU Muhammadiyah Gamping, Yogyakarta, Minggu (28/7/2109) sore.
Di antaranya Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Mendikbud Muhadjir Effendi, Ketua Umum PP Aisyiyah Siti Noordjannah Djohantini, Dirjen GTK Kemendikbud Dr Supriyono dan Rektor UM Malang DR Fauzan.
Saat dikunjungi, kondisi Buya sudah semakin membaik. Bahkan, satu atau dua hari ke depan sudah diperbolehkan pulang.
"Masih ada pemeriksaan besok (Senin) pagi. Tapi satu dua hari ke depan sudah diperbolehkan pulang oleh dokter ," ujar Haedar usai menjenguk.
Haedar sangat bersyukur kesehatan Buya semakin membaik. Banyak pihak yang mendoakan kesembuhan tokoh nasional yang selalu menjadi teladan tersebut.
Banyak hal yang bisa dicontoh generasi muda dari sosok Buya. Kesederhanaan Buya dalam kesehariannya meski sebagai bapak bangsa yang sangat humanis.
Sikap egaliter dan spiritual Buya pun layak untuk dicontoh. Menjadi bagian dari Muhammadiyah, wawasan kebangsaan Buya pun tak perlu diragukan.
"Buya itu milik bangsa selain Muhammadiyah, karena itulah banyak yang mendoakan. Anak-anak, generasi muda bisa belajar dari Buya punya sikap otentik, tidak dibikin-bikin," paparnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Baca Juga: Pasca Operasi di RS, Kesehatan Buya Syafi'i Maarif Membaik
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
Jet Tempur Sukhoi TNI AU Tergelincir Nyaris Hantam Jalan Raya di Maros
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
Terkini
-
BRI Pertemukan PMI Yuni Lestari dengan Ibu Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
Siswa Bantul Bawa Pulang Emas dari Kejuaraan Taekwondo Internasional di Korea Selatan
-
Salah Desil Bisa Pengaruhi Bansos, Dinsos Gunungkidul Buka Jalur Koreksi Data
-
Gelombang Laut Selatan DIY Bisa Capai 4 Meter, Nelayan dan Wisatawan Diminta Waspada
-
Salah Baca Desil Berisiko Salah Sasaran Program, BPS Minta DTSEN Tak Dibaca Secara Sederhana