SuaraJogja.id - Ada kejadian lucu saat acara Selasa Wagen di Jalan Malioboro, Yogyakarta, Selasa (1/20/2019) kemarin.
Seorang warga mengikuti acara tersebut dengan berjalan kaki di sepanjang jalan Malioboro.
Namun ia tak sendirian, melainkan ditemani dua hewan ternak peliharaannya. Pria itu ikut meramaikan acara Selasa Wagen bersama bebek dan kambingnya.
Bahkan, kedua binatang itu tampak tak seperti hewan ternak biasanya. Mereka terlihat sangat menurut pada pemiliknya.
Baca Juga: Cerita Ojol Yogyakarta Dikerjai Sosok Aisyah, dari Malioboro Malah Nyasar
Hak itu terbukti lewat dua video yang diunggah di Twitter pada Selasa. Salah satu video dibagikan pemilik akun @arumpangr67.
Tampak pria itu mencuri perhatian warga sekitar ketika berjalan bersama bebek dan kambingnya.
Ia sempat berbicara dengan seseorang yang menyapanya, dan si bebek serta si kambing tetap berjalan searah dekat dengannya.
Seorang pria berseragam Dishub bahkan terhibur melihat pemandangan itu, sehingga ia berjalan mengikuti dan mencoba mengambil gambarnya.
"Ada yang beda di pagi hari ini. Kambing sama bebeknya nurut banget ngikutin pemiliknya ke mana pun pergi," tulis @arumpangr67.
Baca Juga: Gantikan Betor, Becak Listrik Bakal Mengaspal di Malioboro Besok
Di video lain, yang diunggah @_ranggadi, semua mata warga di Jalan Malioboro tertuju pada pria berkaus dan celana training itu karena kambing dan bebeknya, yang unik.
Pengunggah video bahkan menambahkan ilustrasi percakapan kocak yang menggambarkan situasi si gembala.
"Teman penggembala: hee ayo Malioboro! #selosowage iki (ini -red).
Penggembala: sek ah isih angon wedhus ki aku (bentar, masih mengurus kambing ini aku -red)
Teman penggembala: yawes aku ndisikan yo! (ya sudah, aku duluan ya -red)
Penggembala: ashhh... OTW!" tulisnya.
Selasa Wage, hari lahir Sri Sultan Hamengkubuwana X, menjadi program Pemerintah Kota Yogyakarta setiap 35 hari sekali untuk memberikan PKL di Jalan Malioboro hari libur.
Selain itu, kendaraan bermotor juga dilarang melintas di Jalan Malioboro setiap Selasa Wage, sehingga jalanan di sana menjadi lengang, tak seperti biasanya.
Berita Terkait
-
Ayah Ronaldo Ternyata Legenda PSIM Yogyakarta Kini Manajer Klub Liga 4, Ini Sosoknya
-
Profil Erwan Hendarwanto, Pelatih asal Magelang yang Bawa PSIM Yogyakarta Promosi ke Liga 1
-
3 Alasan PSIM Yogyakarta Perlu Rekrut Jens Raven untuk Musim Depan: Ikatan Historis dengan Sang Nenek
-
Pelatih PSIM Yogyakarta: Qadarullah, Allah yang Menggerakkan Kami ke Liga 1
-
Erwan Hendrawanto, Sosok yang Berjasa Bawa PSIM Promosi Liga 1
Terpopuler
- PIK Tutup Jalan Akses Warga Sejak 2015, Menteri Nusron: Tanya Maruarar Sirait
- Honda PCX Jadi Korban Curanmor, Sistem Keyless Dipertanyakan
- Lolly Banjir Air Mata Penuh Haru saat Bertemu Adik-adiknya Lagi: Setiap Tahun Saya Tidak Pernah Tahu...
- Ketajaman Jairo Beerens: Bisa Geser Posisi Romeny, Struick hingga Jens Raven
- Tangis Indro Warkop Pecah Dengar Ucapan Anak Bungsu Dono Soal HKI: Ayah Kirim Uang Sekolah Walau Sudah Tiada!
Pilihan
-
Akhiri Piala Asia U-20 2025: Prestasi Timnas Indonesia U-20 Anjlok Dibanding Era STY
-
Bak Bumi dan Langit! Indra Sjafri Redup, Dua Orang Indonesia Ini Bersinar di Piala Asia U-20 2025
-
Megawati Hangestri Cetak 12 Poin, AI Peppers Tekuk Red Sparks 3-0
-
Pekerjaan Terakhir Brian Yuliarto, Mendikti Saintek Baru dengan Kekayaan Rp18 M
-
Sanken Tutup Pabrik di RI Juni 2025
Terkini
-
Upaya Tekan Kasus Kemiskinan, Kulon Progo Luncurkan BPNT APBD 2025
-
Prabowo Bentuk Danantara, Tokoh Kritik Jokowi Jadi Dewas: 'Tuntut Diadili, Kok Jadi Pengawas?'
-
Cegah Antraks Masuk Bantul, Pasar Hewan dan Kandang Ternak Diawasi Ketat
-
Sita Kursi dan Meja, Satpol PP Tertibkan PKL Bandel di Kotabaru Yogyakarta
-
Tak Perlu Panik Buying jelang Ramadan, Harga Pangan di Kulon Progo Terkendali