SuaraJogja.id - Acara Muslim United bersikeras akan menggunakan Masjid Gedhe Kauman meski sudah dilarang pihak Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat.
Hal itu terlihat dari unggahan terakhir akun Instagram @muslimunited.official pada Rabu (9/10/2019) malam.
Akun tersebut masih mempromosikan acaranya dengan mengunggah foto yang menunjukkan "2 hari menuju" penyelenggaraan.
Pada bagian caption, waktu dan acara pun masih sama seperti kali pertama diumumkan, yaitu 11, 12, dan 13 Oktober 2019 pukul 04.00 - 22.00 WIB.
Bahkan, lokasi acara juga tak berubah, tetap Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, walaupun Keraton Jogja telah menolak izin yang mereka ajukan.
Lantas, meskipun beberapa mendukung, banyak warganet yang menegur Muslim United di kolom komentar karena ngotot menggunakan masjid tersebut.
"Katanya acara Muslim, harusnya tau adab dong, orang sudah enggak dikasih izin kok ngeyel, tidak mencerminkan perilaku muslim yang baik," ungkap @ceceps_.
"Yang punya masjid enggak mengizinkan kok nekat. Umat Islam yang saya tahu mempunyai tata krama yang baik. Kalau tidak diizinkan sama yang punya rumah ya sudah, umat Islam sejati tidak akan memaksakan kehendaknya," komentar @salami_queen.
"Niatnya apa sih? Udah jelas-jelas enggak dapat izin dari pihak Kraton, tapi kenapa masih nyuruh ornag-orang datang? Mau cari ribut di Yogya? Enggak kasihan sama teman-teman Muslim yang sudah jauh-jauh tapi nanti acaranya batal?" tulis @justforyou_229.
Baca Juga: Terciprat Bara Rokok Pemotor, Pria di Jogja Malah Disemprot saat Menegur
Sebelumnya, Forum Ukhuwah Islamiyah meminta izin menggunakan Kagungan Ndalem Masjid Gedhe Keraton, Ndalem Pengulon, dan Alun-alun Utara sisi barat pada 11-13 Oktober 2019 untuk acara Muslim United.
Sejumlah ulama dan aktor ternama akan hadir dalam acara tersebut, di antaranya Ustaz Abdul Somad, Ustaz Hanan Attaki, Ustaz Derry Sulaiman, Ustaz Felix Siauw, hingga Arie Untung.
Namun, izin ditolak Penghageng Kawedanan Hageng Panitrapura Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Condrokirono melalui surat yang ditandatangani pada 28 September.
Raja Keraton Yogyakarta Sri Sultan HB X juga mengatakan, "Pengulon kan fungsinya bukan untuk seperti itu. (Jadi tidak diizinkan), ya karena fungsinya bukan untuk itu."
"Saya hanya menjaga keamanan Jogja saja," imbuhnya.
Penghageng Tepas Tandha Yekti Keraton GKR Hayu pun, di Twitter, menambahkan, "Tidak ada "katanya boleh", atau "sudah rembugan dengan Kraton". Kagungan Dalem Masjid Gedhe adalah kagungan (kepunyaan -red) Keraton, bukan kagungan panitia."
Berita Terkait
-
GKR Hayu Tegas Tolak Izin Muslim United: Masjid Gedhe Bukan Punya Panitia
-
GKR Condrokirono Tak Beri Ijin Acara Muslim United, Ini Tanggapan Sultan
-
Muslim United Izin Pakai Masjid di Jogja, Viral Surat Penolakan Keraton
-
Mengabdi di Keraton di Usia Muda, RA Nadia Ayu Tuai Pujian
-
Grebeg Maulud Keraton Yogyakarta
Terpopuler
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
- Link Resmi Pandang.istanapresiden.go.id buat Daftar Upacara Bendera HUT RI di Istana Negara
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Menyesap Selang Demi Setetes Air, Potret Ketangguhan Warga Bantul Bertahan Saat Kemarau
-
Pasien Asuransi Pemerintah Masih Menunggu, Industri Sebut Administrasi Jangan Kalahkan Kemanusiaan
-
UMY Kembangkan 5 AI Pendeteksi Penyakit, Bantu Diagnosis Kanker hingga Tumor Otak Lebih Cepat
-
Unisa Yogyakarta Perkuat Riset Lewat Laboratorium Animal House, Dukung Pengembangan Kandidat Obat
-
Isu Keamanan Jelang HUT RI Bikin Khawatir, Sri Sultan Singgung Soal Pagar Tinggi di Mal