SuaraJogja.id - Dugaan kasus korupsi yang melibatkan Kepala dan Bendahara Desa Banguncipto, Kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulon Progo, HS (55) dan Sm (61), mendapat komentar dari Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwana (HB) X.
Dalam tanggapannya yang disampaikan pada wartawan, Sultan HB X mengaku prihatin atas munculnya kasus dugaan korupsi dana desa itu.
"Saya ya ikut prihatin kalau akhirnya yang terjadi seperti itu, tetapi itu kan kasus, dari sekian banyak hanya satu," kata Sultan HB X seusai menghadiri acara Pertemuan Tahunan Bank Indonesia 2019 di Kantor Perwakilan BI DIY, Yogyakarta, Kamis (5/12/2019).
Lantas, Raja Keraton Yogyakarta ini meminta supaya pihak berwenang bisa menindak tegas siapa pun pelaku penyalahgunaan dana desa sesuai aturan hukum yang berlaku.
"Kalau saya ya tindak saja. Pokoknya kalau siapa yang menyalahgunakan [dana desa] tindak saja. Tegakkan hukum saja selesai, karena Undang-Undang juga mengatur itu," terang dia, dikutip dari Antara.
Dirinya berpendapat bahwa perbaikan integritas diperlukan untuk mencegah terjadinya kasus korupsi.
Namun, kata dia, jika perbaikan hanya dilakukan dalam aspek administrasi, maka tidak menutup kemungkinan korupsi kembali muncul.
"Kalau integritasnya [baik], biarpun adiministrasi tidak begitu baik tapi karena tidak punya kemauan ya tidak akan melakukan," jelas Sultan HB X.
Ia pun menyebut pelaku penyelewengan dana desa adalah orang yang serakah. Terlebih, pelaku bukanlah orang tidak mampu.
Baca Juga: Helmy Yahya Dihentikan dari Dirut TVRI, Stphanie Poetri Raih Penghargaan
"Korupsi itu keserakahan orang. Wong [pelakunya] bukan orang miskin," tegasnya.
Diwartakan sebelumnya, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kulon Progo menahan Kepala Desa Banguncipto HS dan Bendahara Sm atas dugaan korupsi penyalahgunaan alokasi dana desa yang mencapai Rp1,15 miliar sejak 2014 hingga 2018.
Keduanya ditetapkan tersangka dan telah ditahan di Lapas Kelas II Wirogunan sejak Selasa (3/12/2019).
Berita Terkait
Terpopuler
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- 5 Sneakers Empuk yang Cocok untuk Jalan Kaki, Ada Skechers hingga ASICS
- Gibran Diperkarakan di MK, Prabowo Nanti Bisa Ajukan 2 Nama Wapres ke MPR
Pilihan
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
-
Kru Kapal Rombongan Wartawan Peliput Gunung Anak Krakatau Ditemukan Meninggal
-
Tes DNA Cocok: Jenazah di Pulau Enggano Dipastikan Sukarman, ABK Kapal Rombongan Jurnalis Hilang
-
116 Orang Masih Dicari, Satu Lagi Korban KM Virgo 8 Ditemukan Nelayan
-
Siswa SD Tewas Tersedak Menu MBG, JPPI Soroti SOP Keamanan Makanan hingga Penanganan Darurat
Terkini
-
Medsos Jadi Etalase Bisnis Konten Seksual, Perhatian Penonton Bisa Dikomodifikasi
-
BRI Private Berikan Akses Premium Medical Check Up untuk Nasabah
-
Kuliah Gratis PTN Didorong, Akademisi Ingatkan Jangan Sampai PTS Kehilangan Mahasiswa
-
BRI inFrame 2026, Saat Fotografi Mengisahkan Perjalanan Ekonomi Kerakyatan Indonesia
-
6 Fasilitas Kereta Kelas Luxury yang Membuat Perjalanan Berbeda