SuaraJogja.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DI.Yogyakarta (DIY) mendapati banyak warga Dusun Selomartani yang belum melakukan balik nama atas tanah miliknya. Pemprov DIY memberi waktu dua pekan untuk Satgas Lapangan menyelesaikan validasi data kepemilikan tanah warga agar jelas dalam pembagian apprasial ke depannya.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pertanahan dan Tata Ruang DIY, Krido Suprayitno saat ditemui wartawan di Balai Desa Selomartani usai melakukan sosialisasi terkait proyek tol Jogja-Solo, Kamis (12/12/2019).
"Di Selomartani masih banyak didapati pemilik tanah atas nama pemilik lama. Jadi beberapa orang yang diundang ini tidak datang. Hal itu karena undangan bukan kepada pemilik baru. Maka dari itu, kami menugaskan ke Satgas Lapangan untuk melakukan validasi data dalam dua pekan ke depan," terang Krido.
Penyelesaiaan tersebut sangat penting mengingat pembayaran ganti untung harus sesuai dengan nama pemilik tanah saat ini.
"Tugas Satgas ini untuk memperbaiki data pemilik tanah. Apprasial sudah oke, hanya saja data-data kepemilikan ini harus dicari kejelasannya lebih lanjut," kata dia.
Krido menerangkan ada sekitar 30 nama pemilik lahan yang masih menggunakan identitas lama. Pihaknya menuturkan setelah dua pekan validasi selesai, tim pengadaan tanah bakal melanjutkan tahapan pembangunan tol dengan konsultasi publik.
"Harapannya dalam dua pekan ini validasi selesai. Hal itu juga tergantung masyarakat membantu tim Satgas melakukan verifikasi. Setelah selesai baru akan dilanjutkan konsultasi publik yang membahas lebih detail rumah warga mana yang dilewati jalan tol. Dalam tahapan itu juga akan dijelaskan jika warga tidak diperkenankan menerima ganti untung dengan cara tunai," katanya.
Berita Terkait
-
Selomartani Terdampak Pembangunan Tol Jogja-Solo, Warga Pondok Minta Ini
-
Setengah Luas Rumah Suparjono Bakal Dipangkas untuk Jalur Tol Jogja
-
Tak Bisa Negosiasi Soal Ganti Untung Tol Jogja, Ini Harapan Murtiningsih
-
Sekda Minta Warga Waspadai Ini Terkait Proyek Tol Jogja-Solo
-
Pemda DIY Bakal Hitung Kerugian Warga Terdampak Tak Langsung Tol Jogja-Solo
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning
-
PAI UNY Dorong Guru PAI SMA Jogja Terapkan Kesetaraan Gender Berbasis Islam
-
Gugat Aturan Gelar Pahlawan Nasional ke MK, Trah Sultan HB II Bongkar Dugaan Penjegalan
-
Warga Sleman Mengeluh Mati Listrik Tiap Hari, PLN Buka Suara dan Beberkan Penyebabnya
-
Nenek 80 Tahun di Sedayu Bantul Tewas Tercebur Sumur Saat Menimba Air