SuaraJogja.id - Warga Desa Pandowoharjo, Kecamatan dan Kabupaten Sleman digegerkan penemuan mayat di dalam kos, Senin (16/12/2019). Kapolsek Sleman Kompol Sudarno saat dikonfirmasi membenarkan kejadian tersebut.
"Iya benar, kami mendapat laporan tersebut sekitar pukul 07.30 WIB. Korban merupakan karyawan swasta di Sleman," jelas Sudarno pada SuaraJogja.id.
Pihaknya menuturkan, penemuan mayat bermula saat pemilik kos berinisial SUM (33) sedang menyapu di depan kamar korban. Kemudian ia mencium bau menyengat dari kamar kos korban.
"Karena berbau menyengat pemilik ini memberi tahu kepada saksi lain, yakni Supriyatinah, untuk mengecek kamar korban. Tapi pintu kamar terkunci, beberapa warga mengintip lewat fentilasi jendela dan melihat korban tertelungkup. Warga berinisiatif mencongkel jendela kamar kos dan korban ditemukan tak bernyawa," terangnya
Menurut penuturan saksi, kata Sudarno, korban, yang diketahui bernisial DP (50), diduga meninggal karena sakit. Saat ini pihaknya membawa korban ke RS Bhayangkara untuk dilakukan visum lebih lanjut terkait penyebab kematian.
"Tiga hari sebelumnya korban mengeluh tak enak badan kepada tetangga. Yang jelas penyebab kematian masih kami periksa lebih lanjut," jelas dia.
Hingga kini, polisi masih mengidentifikasi penyebab kematian korban. Polisi juga sudah melakukan olah TKP untuk menemukan apakah ada tindakan kekerasan atau tidak pada korban.
"Identifikasi masih kami lakukan, termasuk mencari tahu apakah ada tindakan kekerasan yang dialami korban," terang Sudarno.
Baca Juga: Menteri Erick Bikin Kejutan Lagi, Giliran Direksi PT KAI Bakal Dirombak
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 7 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Dua Sepeda Motor yang Dibakar Massa di Pos Polisi Pejompongan Diduga Milik Intel
-
Sepeda Motor Dibakar Dekat Pos Polisi Pejompongan, Bentrok Pecah
-
Tolak MBG dan Kopdes, FMN: Anggaran Hanya Lari ke Prabowo dan Kroni-kroninya!
-
AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
-
Kecewa Ditinggal Begitu Saja, Ojol Jakarta Murka Massa Pati Langsung Pulang Usai dari DPR
Terkini
-
Geruduk DPRD, BEM DIY Tagih UU Perampasan Aset Agar Tak Jadi Dokumen yang Terparkir di DPR
-
Waspadai Pelajar Terseret Aksi Demo, Disdikpora DIY Perketat Pengawasan Sekolah
-
Komitmen Perkuat Koperasi dan UMKM, Dirut BRI Hery Gunardi Raih Bakti Koperasi
-
BRI Perkuat Ekonomi Desa BRILiaN Balbar di Sofifi Maluku Utara dan UMKM Lewat Semarak Merah Putih
-
SDI Dukung Tuntutan AMPB soal RUU Perampasan Aset, Tapi Ingatkan Risiko Penyusupan