SuaraJogja.id - Buat kamu yang pengen cari tempat nongkrong baru yang bikin adem, Endes at Tepian bisa jadi pilihan. Endes at Tepian merupakan wajah baru Endes Corner by Sasanti.
Jika Endes by Sasanti berada di bilangan Sagan, maka Endes at Tepian ini berada di daerah Jalan Raya Randugowang Tegal Weru, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta.
Uniknya lokasi Endes at Tepian tidak di tepi jalan, melainkan masuk ke daerah Randugowang (dekat Perumahan Paradise Monjali).
Hal ini pulalah yang menjadi cikal bakal nama "Tepian".
"Endes at Tepian merupakan bagian dari Sasanti. Memilih lokasi di sini karena tempatnya lebih luas dan punya banyak spot Instagramable yang alami. Namanya Endes at Tepian karena berada di tepi atau pinggir (persawahan)," ungkap Edy Hape, Marketing Sasanti Restaurant saat acara Grand Opening Endes at Tepian.
Selain itu Edy juga menambahkan bahwa Endes at Tepian ini cocok untuk acara pernikahan, perayaan ulang tahun, konser mini, dan perayaan lainnya.
Suara.com pun mendapat kesempatan untuk merasakan langsung atmosfer dan beragam menu Endes at Tepian.
Saat ke Endes at Tepian, kamu wajib mencoba Oseng Pindang Cabe Ijo!
Oseng Pindang Cabe Ijo ini semakin nikmat saat dilumuri dengan Sayur Lodeh Kluwih.
Baca Juga: Satu Anggota Geng Street yang Rusak Warung di Sleman adalah Residivis
Rasa Oseng Pindang Cabe Ijo yang pedas berpadu harmonis dengan manisnya Sayur Lodeh Kluwih yang manisnya pas.
Tak lupa, ditambah dengan aneka lauk seperti Telur Crispy, Tahu Bacem dan sambal bawang.
Untuk dessert di Endes at Tepian, kamu bisa memilih Pisang Kukus Vla, Lotis, dan Jenang Sumsum.
Salah satu yang paling membekas di indera perasa adalah Bubur Sumsum atau akrab disebut Jenang Sumsum.
Rasa Bubur Sumsum di Endes at Tepian ini juara!
Wajar, jika ternyata Bubur Sumsum Endes at Tepian ini menjadi salah satu menu yang paling diburu wisatawan.
Berita Terkait
-
Longsor di Madurejo, Talut Ambrol Timpa Rumah Warga
-
Obrak Abrik Rumah Makan, Satu Anggota Geng Street Ingin Masuk Satpol PP
-
Satu Anggota Geng Street yang Rusak Warung di Sleman adalah Residivis
-
Bawa Celurit Serang Korban, Pemuda di Sleman Sempat Cekcok dengan Geng Lain
-
Kemendikbud Minta Disdikpora Tindak Tegas Guru Pelaku Pencabulan di Sleman
Terpopuler
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
- Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas
- Setahun Andi Sudirman-Fatmawati Pimpin Sulsel, Pengamat: Kinerja Positif dan Tata Kelola Membaik
- Viral Bocah Beragama Kristen Ikut Salat Tarawih 3 Hari Berurut-turut, Celetukannya Bikin Ngakak
- 4 HP Motorola Harga Rp1 Jutaan, Baterai Jumbo hingga 7.000 mAh
Pilihan
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Hidup Tak Segampang Itu Ferguso! Ilusi Slow Living di Magelang yang Bikin Perantau Gulung Tikar
-
Hujan Gol, Timnas Indonesia Futsal Putri Ditahan Malaysia 4-4 di Piala AFF Futsal 2026
-
Mandiri Tunas Finance Terancam Sanksi OJK Buntut Debt Collector Tusuk Advokat
Terkini
-
Dari Mangkrak Jadi Berkilau: Kisah Bangkitnya Hotel Mutiara Malioboro, Harapan Baru di Yogyakarta
-
John Tobing Sang Maestro 'Darah Juang' Berpulang, Ini Kisah di Balik Himne Reformasi
-
Pencipta Lagu 'Darah Juang' John Tobing Meninggal Dunia di RSA UGM
-
Gustavo Tocantins Dipastikan Absen Lawan Persela Lamongan
-
Waktu Buka Puasa di Jogja Hari Ini 25 Februari 2026: Cek Jam Magrib Tepat di Sini!