SuaraJogja.id - Pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji Tundan, Kalasan, Gus Miftah beberapa waktu lalu mengunggah kegiatannya saat berkunjung ke Kediri.
Dalam video singkat yang diunggah di akun Instagramnya, Gus Miftah mengungkapkan tengah dalam perjalanan pulang dari pondok pesantren Al-Falah Ploso Mojo, Kediri. Ia mengungkapkan baru saja sowan ke KH Zainuddin Jazuli dan KH Nurul Huda Jazuli.
Gus Miftah menyebut tradisi sowan tersebut kerap dilakukannya tiap kali akan mengisi pengajian di daerah.
Ia mengungkapkan laku tersebut dilakukan selain untuk bersilaturahmi juga sebagai sarana untuk kontrol diri.
"Ditemani Gus Ronny kita sowan ke masyayikh Ploso alhamdulillah bisa sowan ke Kiai Din dan Huda. Dan ini kebiasaan saya jika ngaji di sebuah tempat maka kiai-kiai sepuh kita datang dan silaturahmi. Yaa untuk ngontrol kita karena saya meyakini syarat jadi orang besar itu ada tiga tirakat, shodaqoh dan ziarah. Ziarah kepada orang yang meninggal mendoakan ziarah ke yang masih hidup untuk minta didoakan dan Alhamdulillah kami sudah bertemu beliau beliau termasuk Gus Kautsar," ungkapnya.
Unggahan itupun mendapat beragam respon dari netizen. Salah satunya yakni Mumtaz Rais.
Putra politisi senior Amien Rais yang kini tengah mencalonkan diri jadi Bupati Sleman tersebut memberi tanggapan yang menarik.
"Shodaqoh..? Tenaneee Sodaqoh? Perasaan aku terus sing Nyodaqohi," tulisnya.
Komentar mantan anggota DPR RI periode 2009-2014 tersebut pun dapat tanggapan dari salah seorang pengusaha Jogja yang memakai akun bernama @jhon_dayat81.
Baca Juga: Jelang Pengoperasian APILL, Dishub Sleman Pasang Banner di Simpang 5 UNY
"Lah koe kan bupati bro jadi ra usah ngeluh nek nyodaqohi rakyat e," tulisnya.
"usul malah ketutul"...Sumpah nda, nek iki cen bahasamu original lucu temenan," balasan kocak dari Mumtaz Rais.
Berita Terkait
-
Baru Keluar dari RS, Gus Miftah Akan Hadiri Pengajian di Kalasan
-
Gus Miftah Dilarikan ke RS Setelah Ceramah di Rembang, Begini Kondisinya
-
Tak Ada Rekomendasi Lain, Mumtaz Yakin Calon PAN Mengerucut ke Satu Nama
-
Ikut ke Pondok Indah, Mumtaz Rais Girang Disebut Dhani "Bupati Sleman"
-
Gokil, Memasak Daging, Gus Miftah Tabur Garam ala Chef Salt Bae
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
Terkini
-
Pameran PASSAGE: Jembatan Seniman Yogyakarta Menuju Panggung Prancis
-
Ketika SD Negeri di Jogja Kekurangan Murid, Guru Patungan demi Tetap Bisa Bermimpi
-
Haedar Nashir: Tak Ada Kompromi bagi Pelaku Pelecehan Seksual di Kampus Muhammadiyah
-
Skandal Korupsi Beruntun, Muhammadiyah Desak Presiden Pimpin Perang Total, Tak Sekedar Ceramah
-
Diduga Jadi Korban Mafia Tanah, Warga Sleman Kaget Sertifikat Beralih Nama dan Jadi Agunan Bank