SuaraJogja.id - Mencuatnya kasus dugaan penipuan berkedok investasi oleh UD Sakinah, yang bergerak pada suplai sembako ke hotel berbintang di Yogyakarta, menjadi perhatian publik, terutama warga Padukuhan Sempu, Desa Wedomartani, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Sleman.
Pasangan suami-istri (Pasutri) M Wahyudi dan Indriyana Fatmawati, yang mengelola usaha tersebut, tak disangka membawa kabur uang ratusan juta hingga miliaran rupiah milik investor serta warga setempat.
"Memang yang lebih aktif menjalankan ini Ibu Iin [Indiryana], dibanding Pak Yudi [M Wahyudi]. Bisnisnya, dari membuka toko hingga menyuplai bahan pokok ke hotel, dilakukan sejak 2016 lalu. Bisnisnya berjalan mulus dan kami lihat mereka selalu untung," jelas salah seorang warga Sempu RT 02 RW 24, Windarti (48), Jumat (24/1/2020).
Pihaknya menjelaskan, komunikasi antar-warga terjalin dengan baik. Bahkan ketika terdapat giat warga seperti tahlilan dan lainnya, Indriyana kerap menyuplai konsumsi untuk peserta.
Baca Juga: Heboh Virus Corona, Pemerintah Larang Maskapai Terbang ke Wuhan China
"Kami tak menyangka dia malah kabur membawa uang tabungan kampung. Keadaan tiap harinya juga baik dengan kami, bahkan tiap Jumat, Ibu Iin menyediakan makanan gratis kepada jemaah yang datang. Ia juga mudah bergaul dengan orang yang belum dia kenal," kata Windarti.
Wanita yang juga sebagai pengurus tabungan kampung Sempu RT 02 ini mengaku, pemilik UD Sakinah meminjam uang tabungan sebesar Rp500 juta. Uang tersebut rencananya dikaryakan untuk memutar bisnis UD Sakinah agar tetap berjalan.
"Ibu iin juga sebagai anggota iuran tabungan kampung ini. Sejak bisnis sembakonya berjalan mulus, dia juga sempat meminjam dengan nominal yang besar. Setelah jatuh tempo peminjaman, dia mengembalikan secara utuh beserta bunganya," terang Windarti.
Keberadaan Iin dan suaminya hingga kini belum diketahui, dan uang sebesar Rp500 juta raib di tangan pasutri asal Boyolali, Jawa Tengah ini. Kejadian tersebut menambah bingung Windarti untuk mempertanggungjawabkan uang warga yang dia simpan.
"Harapannya duit itu segera kembali ke tabungan warga. Sejak dulu kami sudah percaya karena karakter Ibu Iin yang baik dan meyakinkan selama bertetangga. Jika uang tersebut tak kembali, kami juga bingung harus seperti apa ke depannya," tutur dia.
Baca Juga: Satu Pasien RSPI Jakarta Suspect Virus Corona, Pernah Melawat ke China
Ketua RW 24 Padukuhan Sempu Suratmin (55) menjelaskan, sudah hampir 10 tahun psautri itu tinggal di Padukuhan Sempu. Sebelum membeli rumah di RT 1, mereka tinggal di padukuhan lain.
Berita Terkait
-
Libur Singkat, Ini Momen Bek PSS Sleman Abduh Lestaluhu Rayakan Idulfitri Bersama Keluarga
-
Beda THR Ameena dari Ashanty vs Geni Faruk, Hampir Jadi Korban 'Investasi Bodong' Atta Halilintar
-
Gustavo Tocantins Beri Sinyal Positif, PSS Sleman Mampu Bertahan di Liga 1?
-
Dibayangi Degradasi, Pieter Huistra Bisa Selamatkan Nasib PSS Sleman?
-
Dua Tersangka Kasus Investasi Bodong Net89 Dilimpahkan ke Kejari Jakbar, Uang Rp29 M hingga Mobil Ikut Diserahkan
Terpopuler
- Menguak Sisi Gelap Mobil Listrik: Pembelajaran Penting dari Tragedi Ioniq 5 N di Tol JORR
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Dibanderol Setara Yamaha NMAX Turbo, Motor Adventure Suzuki Ini Siap Temani Petualangan
- Daftar Lengkap HP Xiaomi yang Memenuhi Syarat Dapat HyperOS 3 Android 16
- Xiaomi 15 Ultra Bawa Performa Jempolan dan Kamera Leica, Segini Harga Jual di Indonesia
Pilihan
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
-
Nilai Tukar Rupiah Terjun Bebas! Trump Beri 'Pukulan' Tarif 32 Persen ke Indonesia
-
Harga Emas Antam Lompat Tinggi di Libur Lebaran Jadi Rp1.836.000/Gram
-
7 Rekomendasi HP 5G Murah Terupdate April 2025, Mulai Rp 2 Jutaan
-
Donald Trump Resmi Umumkan Tarif Baru, Ekonomi Indonesia Terancam Kena Dampak!
Terkini
-
Libur Lebaran di Gembira Loka, Target 10 Ribu Pengunjung Sehari, Ini Tips Amannya
-
Arus Lalin di Simpang Stadion Kridosono Tak Macet, APILL Portable Belum Difungsikan Optimal
-
Kunjungan Wisatawan saat Libur Lebaran di Gunungkidul Menurun, Dispar Ungkap Sebabnya
-
H+2 Lebaran, Pergerakan Manusia ke Yogyakarta Masih Tinggi
-
Exit Tol Tamanmartani Tidak Lagi untuk Arus Balik, Pengaturan Dikembalikan Seperti Mudik