Ia menduga YR bisa terjerumus ke dalam penjualan obat terlarang tersebut karena teman-temannya. Sebab kamar kontrakannya yang berada paling sisi timur rumah kerap didatangi teman-temannya untuk berkumpul.
"Saya menduga ada temannya yang mengajak dia seperti itu (menjual narkoba). Dia (YR) dari kecil orang yang baik, anaknya juga diajarkan beribadah. Bahkan jika nanti ada modal yang banyak, dia dan anak-anaknya ingin pindah ke rumah yang dekat dengan masjid, agar tiap beribadah tak pernah ketinggalan," jelas dia.
YR yang telah ditangkap pihak polisi membuat bingung YN. Dia tidak tahu untuk membiayai kehidupan cucunya yang masih harus bersekolah.
"Saya menerima saja ke depan seperti apa walau bingung dengan keseharian AL. Saya juga menyayangkan mengapa anak saya sampai berurusan polisi. Jadi saat ini makan, mencuci dan lainnya saya urus sendiri untuk keseharian AL," jelasnya.
Disinggung apakah sudah bertemu YR, YN berencana akan membesuk anaknya pada Rabu (5/2/2020).
"Saya dengar penangkapannya bukan di kontrakan ini, di daerah lain, tapi tidak jelas dimana. Saya belum sempat melihat anak saya, rencananya besok (Rabu-red) bakal saya besuk," ungkapnya.
Hingga kini YR dan enam Pengedar narkoba lainnya sudah ditangkap polisi. Saat ini tujuh pelaku sudah ditahan di Mapolresta Sleman atas dugaan penjualan barang terlarang dan psikotropika.
Berita Terkait
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais
-
Konsumsi Daging di Jawa Menggila, Ternak Terbatas, Selandia Baru Siap Ekspor Sperma Sapi ke Jogja