SuaraJogja.id - Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Dr Sardjito memastikan dua pasien dalam pengawasan (PDP) negatif dari COVID-19. Dua pasien itu adalah orang tua dari balita yang dinyatakan positif terjangkit virus corona. RSUP Dr Sardjito memberikan sejumlah pengawasan dan pemberian vitamin serta asupan makan yang cukup hingga dua orang tua balita itu negatif corona.
"Pasien yang sebelumnya positif corona [balita] sudah dalam kondisi yang lebih baik, suhu panas [pasien] sudah turun dan yang penting sesak napasnya sudah hilang. Kemudian, orang tua balita yang sebelumnya berstatus PDP di ruang isolasi dinyatakan negatif [COVID-19]. Hal itu menyusul hasil dari laboratorium yang kami terima tadi malam [Senin]," jelas Kepala Bagian Humas dan Hukum RSUP Dr Sardjito Banu Hermawan, Selasa (17/3/2020).
Disinggung terkait alasan orang tua balita dinyatakan negatif corona, Banu menjelaskan bahwa imunitas atau daya tahan tubuhnya cukup baik selama pemantauan.
"Dari pemantauan yang kami lakukan, memang daya tahan tubuh orang tua balita ini cukup bagus. Asupan makanan yang kami berikan juga sangat baik, sehingga hasil uji laboratorium yang kami terima, dua orang tua ini negatif virus tersebut," katanya.
Banu membeberkan, meski orang tua dipastikan negatif, petugas RS tetap melakukan pemantauan kapada orang tua balita tersebut.
"Saat ini pasien dan orang tua ada di ruang isolasi. Orang tua balita terus dilakukan pemantauan hingga nantinya diperkenankan keluar dari rumah sakit," jelas dia.
Meski orang tua dipastikan negatif corona, lanjut Banu, pasien balita masih berstatus positif COVID-19.
"Pasien positif ini masih dalam perawatan. Namun gejala batuk, pilek, sesak napas sudah hilang. Suhu tubuh pasien juga sudah turun, pasien terus kami awasi hingga benar-benar sembuh," kata Banu.
Sebelumnya, sempat diberitakan jika pasien balita yang positif corona dinyatakan negatif. Namun, kabar baru muncul bahwa status balita masih positif. Hal itu dinyatakan oleh pihak RSUP Dr Sardjito, yang menyebut bahwa pasien masih dalam pengawasan di ruang isolasi RS Sardjito.
Baca Juga: CEK FAKTA: Suspect Corona Kabur dari RS Persahabatan adalah Driver Ojol?
Berita Terkait
-
Tentukan Kelulusan PPG, Rektor UNY Rapat Online Bareng Dirjen Dikti
-
UGM Bantah Kepala Pustral Suspect Corona
-
Bakal Tetap Digelar, Melasti di Bantul Tak Pakai Acara Seremonial
-
Jogja Positif COVID-19, Piala Tiga Mahkota Seri 1 Tetap Digelar
-
Begini Kondisi Terkini 2 Pasien Suspect Covid-19 yang Dirawat di Sardjito
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- Misteri Lenyapnya Bocah 4 Tahun di Tulung Madiun: Hanya Sekedip Mata Saat Ibu Mencuci
Pilihan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
-
Ketua Ombudsman RI Hery Susanto Jadi Tersangka Kejagung, Tangan Diborgol
Terkini
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Duh! Nekat Gondol Gamelan di Kota Jogja, Polisi Tangkap Seorang Lansia Tuna Wisma
-
Niat Perkuat Modal Usaha Berujung Petaka, Nasabah BPR Danagung Jogja Diduga Tertipu hingga Bangkrut
-
ASN Jogja Jangan Coba-coba Keluyuran Saat WFH, Absen Kini Dipelototi Pakai GPS!
-
Awas! Balita Paling Rentan, Dinkes Kota Jogja Catat 110 Kasus Pneumonia Awal 2026