SuaraJogja.id - Data terbaru kasus virus corona (COVID-19) di DI Yogyakarta berdasarkan hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan RS Rujukan COVID-19 di DIY hingga hari Senin, tanggal 13 April 2020, pukul 16.00 WIB, total pasien dalam pengawasan (PDP) 527 orang dan data orang dalam pemantauan (ODP) 3.364 orang.
Melansir data yang dibagikan Humas Pemda DIY, dari total 527 PDP,140 orang diantaranya telah dirawat, 361 orang rawat jalan diserta dengan pengawasan, dan 26 PDP dinyatakan meninggal dunia.
Sedangkan hasil terkini yang telah dirilis laboratorium menunjukkan 194 orang negatif dengan 9 diantaranya dinyatakan meninggal dunia. Kemudian, 55 orang dinyatakan positif, dengan rincian 32 orang telah dirawat, 17 orang dinyatakan sembuh dan 6 orang meninggal dunia. Hingga kini, masih ada 278 orang yang hasil laboratorium belum rilis.
Dari data yang tertulis diatas, maka penambahan data kasus COVID-19 di DIY yakni, terdapat penambahan 7 pasien positif, yaitu 4 orang laki-laki (56) asal Bantul, laki-laki (57) asal Sleman, laki-laki (56) asal Yogyakarta, lai-laki (63) asal Sleman, perempuan (36) asal Sleman, perempuan (41) asal Sleman, dan perempuan (45) asal kota Yogyakarta.
Perkembangan terbaru hingga Senin, ada penambahan 26 kasus negatif. Penambahan 3 hasil uji lab yang diketahui negatif bagi PDP yang meninggal saat uji lab masih berlangsung. Selain itu, ada penambahan 4 kasus positif yang dinyatakan negatif COVID-19 karena pada uji lab kedua menunjukkan hasil negatif.
Empat pasien yang sebelumnya dinyatakan positif dan telah dinyatakan sembuh yakni perempuan (35) warga Sleman, Kasus 29: Laki laki, (42), warga Sleman, Kasus 31 : Perempuan (35), warga Sleman dan Kasus 36 : Laki laki (18), warga Gunung Kidul.
Suarajogja.id selalu mengingatkan anda agar senantiasa menjaga kebersihan sesuai dengan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).
Tetap di rumah kecuali ada urusan yang tidak bisa ditinggalkan. Makan makanan sehat dan menjaga kondisi tubuh.
Baca Juga: Bos Avintia Ducati Ingatkan MotoGP 2020 Dalam Zona Merah
Tag
Berita Terkait
-
76 Ribu Warga DIY Terdampak Corona, Pemda Kucurkan Dana Rp 246 Milyar
-
Viral Pengamen Doakan Corona Segera Berakhir, Warganet: Kocak Mantab!
-
Pulang dari Jakarta, Satu Keluarga di Bantul Dinyatakan Positif COVID-19
-
Ikuti Rapid Test, Dua Warga Panggungharjo Dinyatakan Positif Corona
-
Patroli Kerumunan, Satgas COVID-19 Desa Bantul Temukan Remaja Kesurupan
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
5 Tahun Holding UMi, Sinergi BRI, Pegadaian, dan PNM Dorong UMKM Bertumbuh
-
Lima Jurnalis Hilang di Anak Krakatau, Muhammadiyah Minta Pencarian Gunakan Teknologi Terbaru
-
Heboh LHKP Muhammadiyah Cap Program MBG Haram, Haedar Nashir Buka Suara
-
Jelang Tanwir ke-114, Muhammadiyah Sentil Masalah Bangsa Menumpuk, Elite Tak Gerak Cepat
-
Dana Desa Dipangkas untuk Kopdes Merah Putih, Banyak Lurah Takut Masuk Penjara, DIY Andalkan Danais