SuaraJogja.id - Seorang lurah di Gunungkidul justru meneriakkan bahwa dirinya dizalimi negara setelah melakukan korupsi. Sementara itu di Gunungkidul, ipar Jokowi pamit pada bupati setelah mundur dari pilkada.
Di sisi lain, DIY, yang telah resmi menjadi tuan rumah Liga 1, menegaskan bahwa pertandingan akan digelar tanpa penonton. Sedangkan, di Sleman seorang warga yang tinggal tak jauh dari perbukitan gundul yang viral mengingatkan tentang pesan leluhur.
Berita yang cukup menggelitik pun datang dari seniman Butet Kartaredjasa, yang di masa kecilnya dibilang dukun. Berikut lima berita terfaforit SuaraJogja.id, Rabu (29/7/2020) kemarin:
1. Mundur dari Pilkada, Ipar Presiden Jokowi Pamit Bupati Gunungkidul
Ipar Presiden Jokowi, Wahyu Purwanto yang mengundurkan diri dari bursa calon bupati pada Pilkada Gunungkidul akhir tahun 2020 nanti pamitan dengan Bupati Gunungkidul, Badingah. Wahyu sowan ke kediaman pribad Bupati Gunungkidul Badingah pada Rabu (29/07/2020) sore bersama dengan jajaran pengurus Yayasan Panca Manunggal.
Dalam pertemuan tersebut, Wahyu banyak memaparkan program kerja dari Yayasan sosial yang baru saja ia bentuk. Wahyu mengaku diminta oleh orang nomor 1 di Indonesia untuk berkonsentrasi di bidang sosial saja ketimbang meneruskan karier politiknya.
2. Korupsi Senilai Rp353 Juta, Lurah Baleharjo Teriak Didzolimi Negara
Baca Juga: Korupsi Senilai Rp353 Juta, Lurah Baleharjo Teriak Didzolimi Negara
"Negara sudah saya sumbang Rp2 milyar. Tapi hari ini saya didzolimi oleh negara," teriak Lurah Baleharjo, Kepanewon Wonosari, Gunungkidul, Agus Setiawan saat dieksekusi oleh Kejaksaan Negeri Gunungkidul, Rabu (29/7/2020).
Agus Setiawan ditahan pihak Kejaksaan Negeri Gunungkidul usai tersandung dugaan kasus korupsi yang mengakibatkan negara mengalami kerugian hingga Rp353 juta.
3. Jadi Tuan Rumah Liga 1, DIY Tegaskan Tak Boleh Ada Penonton
Berita Terkait
-
Korupsi Senilai Rp353 Juta, Lurah Baleharjo Teriak Didzolimi Negara
-
Liga 1 2020 Dilanjutkan, Kemenpora Minta Tes PCR dan Bukan Rapid Test
-
Jadi Tuan Rumah Liga 1, DIY Tegaskan Tak Boleh Ada Penonton
-
Korupsi Infrastruktur, KPK Kirim Eks Bupati Indramayu Supendi ke Sukamiskin
-
Sarankan Liga 1 Tanpa Penonton, Pemda DIY Siap Dukung Siaran Live Streaming
Terpopuler
- Di Tangan Suahasil, MBG Jadi Prioritas Subsidi Energi Dipangkas
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Tan Cheng Hoe Gerah Lihat Pemain Malaysia Larut dalam Kekecewaan: Stop Nangis
- 7 Sepatu Jalan Paling Awet yang Solnya Empuk untuk Perjalanan Jauh
Pilihan
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
Terkini
-
Tak Sekadar Turnamen, Juara ANC Dibidik Masuk Jalur Pembinaan FFI hingga U-21
-
Proyek PSEL DIY Dikebut Akhir Tahun, Tapi Izin Belum Diajukan
-
Stem Cell Jadi Ladang Bisnis Kecantikan, Dokter Ingatkan Produk Ilegal dan Klaim Berlebihan
-
BRI dan KPK Perkuat Gerakan Antikorupsi melalui PELOPOR 2026
-
Papermoon Gelar Pesta Boneka #10 di Jogja, Hadirkan 193 Seniman dari 24 Negara