Paslon Sri Muslimatun-Amin Purnama berjalan dari Kantor Golkar menuju KPU Sleman untuk mendaftar dalam kontestasi Pilkada Sleman 2020, Sabtu (5/9/2020). [Kontributor / Uli Febriarni]
Lebih jauh, Sri Muslimatun berjanji jika terpilih nanti, ia akan menjalankan pemerintahan di Kabupaten Sleman dengan sebaik-baiknya sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.
"Saya kira kalau kami sudah menang kemudian kami menjalankan pemerintahan, itu harus menurut peraturan-perundangan yang berlaku. Tentu tidak ada konflik kepentingan, kecuali semata-mata untuk menyejahterakan masyarakat Sleman," ungkapnya.
"Tujuan kami tentu untuk kepentingan masyarakat bangsa dan negara. Ini bukan muluk-muluk, benar-benar yang ingin saya lakukan," tambahnya.
Kontributor : Uli Febriarni
Berita Terkait
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi