Salah satu petugas dalam pelatihan mempraktikkan pembuatan ramuan jamu kepada warga di Singosaren, Banguntapan, Bantul, Rabu (9/9/2020). - (SuaraJogja.id/Hiskia Andika)
Menurutnya, di kecamatan lain juga sudah ada kegiatan serupa, tetapi frekuensinya masih harus lebih banyak diwartakan lagi. Namun pihaknya menekankan, jamu tidak menggantikan pengobatan konvensional.
"Benar-benar menggantikan tidak bisa, jamu itu gunanya lebih banyak untuk meningkatkan daya tahan tubuh, jadi memang bersandinglah," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Tim Penggerak PKK Singosaren Siti Asfiah mengatakan, beberapa jamu dan ramuan yang telah dibuat oleh pihaknya nyatanya berhasil. Artinya, ramuan itu diminati oleh semua kalangan, baik dari orang tua maupun anak-anak.
"Selain membuatnya gampang, rasanya pun juga segar. Kemarin anak-anak disuruh nyoba dan ternyata malah ketagihan," kata Siti.
Berita Terkait
-
Bantul Siapkan Skenario Pembukaan Sekolah, Setiap Pekan Layani Konsultasi
-
PDIP Diterpa Kampanye Hitam Jelang Pilkada, Idham Samawi: Ngga Kaget!
-
Kecelakaan di Jalan Kusumanegara, Nur Tewas Akibat Cedera di Kepala
-
Bermula dari Buku Misterius, Sutrisno Sulap Kiringan Jadi Desa Wisata Jamu
-
LPPM BIMa Berikan Bantuan dan Maksimalkan Dapur Bude untuk Bantu Masyarakat
Terpopuler
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- 9 Sunscreen untuk Mencerahkan Wajah dan Menghilangkan Flek Hitam
- Sehari Dijabat Suyudi Ario Seto, Polri Langsung Rombak 19 Kapolda: Ini Daftar Lengkapnya!
- Luky Alfirman Jadi Wamenkeu usai Dicopot Purbaya, Pengamat Soroti Arah Kebijakan Suahasil
- Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Luky Alfirman Jadi Wamenkeu, Pengamat: Bisa Jadi Akal-akalan Amankan Jalan Politik 2029
-
Kasus Bolosego Alkid Dinyatakan Bukan Pemerasan, Lalu Mengapa Ada Polisi Diproses Propam?
-
Isu Ijazah Gibran Disinyalir Tutupi Riuhnya Reshuffle Kabinet, Pengamat UngkapPermainan Politik
-
Mutasi 88 Perwira Belum Cukup! JPW Minta Kapolri Baru Sikat Habis Masalah Sampai ke Polsek
-
Pilur Serentak Bantul Digelar Besok, 15 TPS Dipetakan Rawan hingga Sangat Rawan