SuaraJogja.id - Seorang anak berinisial Y mengalami pelecehan yang diduga dilakukan oleh anak tetangganya.
Berdasar keterangan dari ibunya, peristiwa memilukan tersebut terjadi pada 11 Juli 2020 lalu.
Sang anak baru bercerita kepada mereka, sehari setelah kejadian.
Y mengungkapkan, kala itu anaknya hendak meminjam sepeda ke rumah tetangga.
"Tetapi adek dikurung di kamar anak sulung tetangga. Adek disuruh membuka celana tapi tidak mau. Lalu pelaku yang membuka celana dan terjadi pelecehan itu," ungkap Y, Rabu (9/9/2020).
Kala menceritakan kembali apa yang diungkapkan anaknya, Y mengatakan bahwa saat pelecehan terjadi sang anak diancam oleh pelaku.
"Kalau memberitahu kejadian itu, mama dan papa akan dibunuh," kata dia.
Usai mendengar cerita pilu anaknya, Y dan suami melapokan peristiwa tersebut ke Mapolres Sleman pada 15 Juli 2020.
Namun dua bulan berlalu, hingga kini tidak ada perkembangan berarti. Padahal, ibu tiga anak itu telah memberikan bukti visum psikiatrum.
Baca Juga: Satpol PP DIY Temukan Mayoritas Pelanggar Protokol Kesehatan Usia Remaja
"Tak ada permintaan lain, kami hanya ingin kasus tersebut segera ditangani dan pelaku segera ditangkap," terangnya.
Y mengaku sakit hati, ketika harus melihat pelaku masih berkeliaran di sekitar rumahnya. Pun ketika harus melihat anaknya menceritakan kisah berulang kali ke hadapan psikiater.
"Saya capek, sudah sabar menunggu tidak ada hasil," ujarnya, kala disambangi wartawan ke kediamannya.
Ayah korban, E menduga polisi tidak berbuat banyak. Selama proses penyelidikan, justru ia yang berusaha mencari bukti dan mengajukan beberapa saksi.
Hasil visum psikiatrum menunjukkan bahwa anak mereka mengalami depresi ringan. Sedangkan ketika melampirkan hasil visum, pihak kepolisian menyebut dokumen itu tidak bisa jadi bukti.
"Katanya harus sedang atau berat. Apakah anak saya harus depresi dulu? Bahkan kami sendiri yang mencari tahu depresi ringan itu apa. Polisi tidak memberikan keterangan apa-apa. Kami hanya ingin keadilan bagi anak saya," kata E.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Soroti Tata Kelola Negara, Emak-Emak di Yogyakarta: Remuk!
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026