SuaraJogja.id - Bupati Sleman Sri Purnomo mengunggah sebuah foto dirinya mengenakan sebuah peci warna hitam. Mengaku itu sebagai benda kesayangan, Sri Purnomo enggan pecinya dicuci orang lain.
Melalui akun Instagram pribadinya, @sripurnomosp, suami Kustini itu mengunggah foto dirinya yang diduga tengah memimpin sebuah rapat. Ia duduk di ujung meja mengenakan kemeja batik, peci hitam, dan masker yang diturunkan ke dagu.
Di depannya, terdapat sebuah meja yang sebagai tempat diletakkannya beberapa lembar kertas, pena, kacamata, makanan ringan, dan beberapa botol air mineral.
Tidak sendiri, terlihat ada beberapa orang lainnya di balik meja yang menatap ke arah laptop.
Dalam keterangannya, Sri Purnomo membahas peci hitam yang tengah ia kenakan. Dilihat dari unggahan di akun media sosial lainnya, Sri Purnomo tampak jarang tampil dengan penutup kepala tersebut. Meski demikian, ia menyebutnya sebagai peci kesayangan.
"Peci yang saya pakai ini adalah peci kesayangan. Saking sayangnya, kalau ada waktu, saya mencucinya sendiri," tulis Sri Purnomo, Rabu (9/9/2020).
Ia juga menceritakan bahwa dulu pernah putranya, Raudi Akmal, hendak mencucikan peci tersebut saat jatuh dan kotor terkena pasir. Namun saking sayangnya, Sri Purnomo menolak niat baik putranya tersebut. Ia memilih untuk mencuci sendiri benda tersayangnya itu.
Untuk mencucinya, Sri Purnomo biasa merendam pecinya dengan air hangat yang dicampur dengan deterjen terlebih dahulu.
Tidak membutuhkan waktu yang lama, ia kemudian menggosok bagian dalam eci dengan lembut. Setelahnya, kata dia, tinggal diangin-anginkan sampai kering.
Baca Juga: Tiga Tahun Digantung Pemkot Jogja, Pedagang Sarkem Mengadu ke DPRD
"Alhamdulillah, peci saya awet dan setia menemami uban yang makin rata ini hehe," gurau Sri Purnomo.
Dengan menerapkan beberapa cara mencuci peci tersebut, Sri Purnomo senang, penutup kepalanya masih awet hingga saat ini kepalnya penuh dengan uban. Menutup ceritanya, ia menyampaikan bahwa dirinya tampak lebih tampan ketika pakai peci.
Sejak diunggah, foto tersebut sudah disukai lebih dari 300 orang pengguna Instagram. Setidaknya, ada beberapa komentar yang juga ditinggalkan warganet. Mereka membagikan pengalaman dan perasaan terhadap peci milik masing-masing.
"Saya suka pakai peci hitam tanpa motif lebih keren," ujar akun @iqbalyusaalfaisal.
"Sama peci saja sayangnya seperti itu. Apalagi sama istri ya Pak. Sehat selalu nggih Pak," komentar akun @ninopupito.
Sementara istrinya, @kustinisripurnomo, berkomentar, "Uluh uluh tambah ganteng dan berwibawa @sripurnomosp."
Berita Terkait
-
Sempat Dipersoalkan, Berkas Kustini-Danang Akhirnya Memenuhi Syarat
-
Istri Resmi Serahkan Berkas ke KPU Sleman, Bupati Sri Purnomo Bilang Begini
-
Pakai Batik Salak Parijoto, Kustini-Danang ke KPU Diiringi Pasukan Merah
-
Curhat Dikejar-kejar Agenda Rapat, Bupati Sleman Didoakan Netizen
-
Daftar ke KPU Sleman hari Jumat, Sri Muslimatun Bakal Jalan Kaki
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi