SuaraJogja.id - Kasus positif COVID-19 baru kembali muncul di DIY. Dari hasil pemeriksaan laboratorium pada 540 sampel dan 458 orang, ada 37 warga yang terkonfirmasi positif, Kamis (1/10/2020).
"Sehingga total kasus positif COVID-19 di DIY menjadi sebanyak 2680 kasus," ujar Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan COVID-19 Pemda DIY Berty Murtiningsih saat dikonfirmasi, Kamis sore.
Menurut Berty, kasus terbanyak muncul dari Sleman, yang mencapai 24 kasus.
Kota Yogyakarta dan Bantul muncul masing-masing 4 kasus baru, sedangkan Kulon Progo 3 kasus, dan GunungkKidul 2 kasus.
Dari 37 kasus baru, sebanyak 19 kasus di antaranya dari hasil tracing kontak kasus.
Tiga kasus lain merupakan pelaku perjalanan, periksa mandiri dan skrining pekerjaan.
"Lima belas kasus lain masih dalam penelusuran," jelas Berty.
Sementara, 49 kasus positif dilaporkan sembuh. Dengan demikian, total kasus sembuh di DIY menjadi sebanyak 1.934 kasus.
Kasus sembuh juga paling banyak dari Sleman, yang mencapai 28 kasus.
Baca Juga: COVID-19 di 3 Ponpes, Kemenag DIY Perketat Kedatangan Santri Luar Daerah
Sedangkan 11 kasus sembuh lain dari Bantul, dan 7 kasus dari Kota Yogyakarta.
Di Gunungkidul, 2 pasien positif sembuh, sedangkan di Kulon Progo tidak ada tambahan kasus sembuh.
Satu kasus sembuh lain dari luar wilayah DIY.
Dua pasien lain dilaporkan meninggal dunia, yakni kasus 2.558, laki-laki 59 tahun dari Sleman dengan komorbid gagal ginjal, dan kasus 2.653, laki-laki 55 tahun dari Bantul.
"Total kasus meninggal menjadi sebanyak 69 kasus," imbuhnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
-
COVID-19 di 3 Ponpes, Kemenag DIY Perketat Kedatangan Santri Luar Daerah
-
COVID-19 Ditemukan di 3 Ponpes Sleman, Satgas Moratorium Rekomendasi Ponpes
-
Status Tanggap Darurat Diperpanjang, DIY Masifkan Tes Swab Massal
-
Kasus COVID-19 Capai 2.607, Pemda DIY Perpanjang Status Tanggap Darurat
-
Ada Kasus Positif Covid-19 di Ponpes, Sekda Sleman: Penanganannya Sudah Jos
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Bupati Kulon Progo Hapus Logo Geblek Renteng hingga Wajibkan Sekolah Pasang Foto Kepala Daerah
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Desa di Kebumen Ini Ubah Limbah Jadi Rupiah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
Pilihan
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
-
Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
Terkini
-
Waspada Link Undangan Palsu, APK Berbahaya Curi OTP dan Data
-
Singgung Prabowo Trah Sultan HB II, Tuntut Pengembalian Aset Jarahan Geger Sepehi 1812 dari Inggris
-
JPW Soroti Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Oknum Guru SLB di Jogja, Minta Percepat Proses Hukum
-
Jadwal Imsakiyah Jogja 23 Februari 2026, Lengkap dengan Niat Puasa Ramadan
-
Geger! Mahasiswi Dibegal Payudara di Bantul, Pelaku Dikejar Warga hingga Tertangkap