SuaraJogja.id - Polisi mengamankan 45 demonstran dalam aksi unjuk rasa tolak pengesahan UU Cipta Kerja Omnibuslaw, Kamis (08/10/2020). Mereka diamankan di sejumlah titik saat terjadi aksi unjuk rasa seperti di Parkir Abu Bakar Ali, DPRD DIY, Pasar Sore Pabringan, Pos Polisi Teteg dan kawasan Bumijo.
"Statusnya [massa yang diamankan] masih saksi, sekarang masih didalami," ujar Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Yuliyanto, Kamis Malam.
Sementara itu sembilan orang terluka dalam aksi demonstrasi tersebut. Korban tidak hanya dari para demonstran namun juga warga dan polisi. Sebagian besar terluka di kepala akibat aksi demonstran yang melempari kantor DPRD DIY.
Sejumlah kerusakan juga dilaporkan dalam aksi unjuk rasa tersebut. Mulai dari cafe Legian yang terbakar, satu sepeda motor terbakar habis di jalan depan DPRD.
Dua mobil Patroli Polres kota Yogyakarta mengalami kaca pecah. Satu mobil Kijang nopol AB 1713 PK dan satu mobil DitSamapta Water Canon Polda DIY pecah kacanya.
Satu mobil ambulans Dokpol Polresta Yogyakarta kaca depan dan samping pecah. Satu mobil Izuzu Dina Korp Bribmob pecah kaca. Satu sepeda motor NMax Nopol AB 5664 ZK, dua sepeda motor Honda Babinkamtibmas, satu sepeda motor Shogun Nopol AB 5273 IY dan satu sepeda motor Honda Astrea Nopol 6809 SA dirusak.
Dua pos satpam kaca pecah dan pintu rusak. Kaca pintu dan jendela di kantor DPRD pecah dilempari batu.
Secara terpisah Gubernur DIY, Sri Sultan HB X mengungkapkan aksi anarkis yang dilakukan massa unjuk rasa mestinya tidak terjadi. Hal itu bukan karakter warga Yogyakarta yang berbuat anarkis di kotanya sendiri.
"Yogyakarta dengan masyarakatnya tidak pernah punya itikad untuk membangun anarki untuk aktivitas yang dilakukan oleh kelompok-kelompok masyarakat. Saya Hamengku Buwono X mengimbau dan berharap kepada warga kelompok-kelompok masyarakat. Bukan karakter kita untuk berbuat anarkis di kotanya sendiri," imbuhnya.
Baca Juga: UU Cipta Kerja Sah, Bocah SD di Bantul Dirisak karena Ibunya Anggota Dewan
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Lirik Lagu 'MBG Mas Bahlil Ganteng' yang Viral, Lengkap Asal Usulnya
- 7 HP Midrange Serasa Flagship 2026: Spesifikasi Premium dan Performa Juara
- 5 HP Realme RAM 12 GB dan Kamera Jernih Paling Murah Mulai Rp2 Jutaan
- 4 Sepatu Nike Tanpa Tali Serbaguna: Nyaman untuk Olahraga, Praktis buat Jalan Santai
- 5 Rekomendasi Lipstik Anti Luntur Saat Dipakai Makan Gorengan
Pilihan
-
Bos Nvidia Serobot Antrean Jagung Bakar dengan Traktir Semua Pembeli, Egois atau Dermawan?
-
BREAKING NEWS! Persija Resmi Tidak Perpanjang Kontrak Mauricio Souza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer: Hukum Mati Saja Saya!
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
Terkini
-
Ibadah GMS di Bantul Dibubarkan Ormas, Polisi Turun Tangan, Begini Hasil Mediasinya
-
Penjualan Hewan Kurban Turun 10 Persen, Pedagang Pusing Harga Pakan Naik Jelang Idul Adha
-
Dugaan Korupsi Tiga Mantan Pengurus BUKP Tempel Sleman, Negara Rugi Rp2,1 Miliar
-
Siap Lari di Mandiri Jogja Marathon 2026? Marriott Yogyakarta Hadirkan Paket Race & Rest Bagi Pelari
-
Jalan Damai 57 Biksu Tembus Panas dan Luka, Yogyakarta Jadi Titik Istimewa Menuju Borobudur