SuaraJogja.id - Berlibur ke Yogyakarta rasa-rasanya kurang lengkap jika kalian belum berkunjung ke Malioboro. Selain belanja batik, sebenarnya di Malioboro ini banyak kuliner legendaris yang bisa dicicipi lho guys.
Menariknya lagi, sejumlah kuliner yang ada di Malioboro ini sudah berdiri sejak lama dan memiliki cita rasa khas nan legendaris. Itu sebabnya, dereta kuliner legendaris ini selalu ramai disambangi, baik oleh wisatawan maupun warga lokal.
Mulai dari jajanan Lumpia Samijaya hingga sajian unik Kopi Joss, kuliner legendaris ini hanya bisa kalian temukan di Malioboro saja. Jadi, tak hanya belanja, deretan rekomendasi kuliner legendaris ini jangan sampai kalian lewatkan ya di Malioboro.
Untuk informasi lengkapnya agar kalian tidak tersesat, berikut Suarajogja.id rangkum 4 rekomendasi kuliner legendaris di Malioboro, Jumat (9/10/2020) berikut ini.
1. Lumpia Samijaya
Jalan-jalan di Malioboro akan makin nikmat jika ditemani camilan hangat dan renyah satu ini. Tak hanya itu, harganya pun juga murah.
Lumpia Samijaya adalah salah satu kuliner yang digemari warga Yogyakarta. Letaknya ada di depan toko ponsel Samijaya, tepat berseberangan dengan Hotel Mutiara Malioboro.
Harga lumpia di sini juga tergolong murah, yaitu Rp 3.500 hingga Rp 4.000 saja.
2. Kopi joss di angkringan Lek Man
Baca Juga: Malioboro Ramai, Pemkot Masih Larang Kegiatan yang Timbulkan Kerumunan
Kopi joss adalah minuman khas Yogyakarta yang wajib dicicipi saat menyambangi Malioboro. Dari sekian banyak angkringan, kopi joss dapat ditemui di Angkringan Lek Man.
Selain kopi joss yang memiliki cita rasa unik karena dicampur arang membara, tempat ini juga menyajikan berbagai menu dari nasi kucing, wedang jahe, hingga aneka sate.
Angkringan ini ada di Jalan Wongsodirjan, Sosromenduran, tepatnya di utara Stasiun Tugu Yogyakarta dan buka setiap pukul 5 sore.
3. Gado-gado Bu Hadi
Salah satu tempat yang bisa dikunjungi di Malioboro adalah Pasar Beringharjo. Di sini, travelers bisa menemukan warung Gado-gado Bu Hadi yang ada di lantai dua Pasar Beringharjo.
Gado-gado yang sudah buka sejak tahun 1952 ini berisi ketupat, kentang, selada, tomat, timun, kecambah, telur, dan kerupuk. Rasanya yang lezat menjadikan gado-gado ini banyak diburu wisatawan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
Terkini
-
OJK DIY Tegaskan Teror Order Pinjol Fiktif Ambulans Masuk Unsur Penipuan, Minta Korban Lapor Polisi
-
BRI Resmikan Money Changer di PLBN Motaain, Perkuat Kedaulatan Rupiah di Perbatasan
-
Migrasi Nonsubsidi, Pengecer di Jogja Mulai Khawatir: Harga Naik dan Stok Gas Melon Menipis
-
Ternyata Tak Cuma Ambulans, Damkar Sleman Turut Jadi Korban Order Fiktif Pinjol
-
Majelis Hakim Tunda Vonis Eks Bupati Sleman Sri Purnomo, Ini Penyebabnya