"Alat yang consumeable atau harus diganti terus hanya kantong napasnya saja dan itu harganya hanya sekitar Rp.10-15 ribu. Jadi nanti pasien sekali periksa itu hanya perlu bayar Rp.20-25 ribu saja. Selain itu salah satu keunggulan yang ditawarkan adalah kecepatan waktu, hanya perlu tiga menit untuk diperlukan untuk mengetahui hasil pemeriksaan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Bantul Agus Budi Raharja berharap, walaupun belum bisa disetarakan untuk alat diagnosis, tapi alat ini tetap dapat memberikan hasil tes yang linier dengan swab tes. Artinya, kesalahan atau false positif kepada setiap tes bisa diminimalisir dengan tingkat akurasi yang terus naik.
"Sekali lagi ini masih uji klinis. Jadi tetap menunggu apakah akan menjadi alat diagnosis atau skrining. Ini lebih identik dengan rapid tes, kalau ada indikasi positif kemudian kita goal standar dengan tes PCR," ujar Agus.
Selain itu, Agus juga berharap, hadirnya GeNose C19 ini dapat bersinergi dengan pelayanan tes Covid-19 yang ada di Bantul. Terlebih lagi dengan akan hadirnya mobil PCR, yang juga bisa menambah masifnya tes yang dilakukan kepada masyarakat.
Berita Terkait
-
UGM Siap Uji Diagnostik GeNose, Alat Deteksi Covid-19 Lewat Embusan Napas
-
Diminta Cabut Imbauan Soal Tak Usah Ikut Demo, Rektor UGM: Itu Tak Perlu
-
Berakhir Pekan di Jogja, Mahfud MD Diminta Warganet Tak Usah Balik Jakarta
-
Jokowi Dorong UGM Cari Solusi Konsep Pertanian dan Industrialisasi
-
Mahasiswa UGM Dituduh Provokator Ricuh di DPRD DIY, Ini Respon Kagama UGM
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Rapor Prabowo-Gibran dan Para Menteri Anjlok, Purbaya yang Dicopot Justru Jadi Menteri Terbaik
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Sambut HUT ke-15, Royal Ambarrukmo Yogyakarta Gelar Donor Darah: Perkuat Kepedulian Terhadap Sesama
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar