SuaraJogja.id - Nasib malang dialami pria 63 tahun asal Klaten, Jawa Tengah. Pria bernama Bambang Triyono ini diduga menjadi korban tabrak lari di Jalan Gedongkuning, tepatnya di selatan Balai Desa Banguntapan, Kabupaten Bantul, Jumat (30/10/2020).
Kanit Kecelakaan Satlantas Polres Bantul Iptu Maryono membenarkan peristiwa tersebut. Korban, yang tengah menyeberang jalan, ditabrak oleh pengendara sepeda motor di dekat Toko Oli Pasti Jaya pukul 19.10 WIB.
"Ya memang benar ada dugaan kecelakaan tabrak lari antara pejalan kaki dan pengendara motor," jelas Maryono, dihubungi wartawan, Sabtu (31/10/2020).
Kecelakaan bermula saat korban bersama istrinya bergandengan untuk menyeberang.
Bambang melintas dari arah barat ke timur dengan berjalan kaki.
"Hampir sampai di sisi timur, dari arah utara ke selatan melaju sepeda motor. Pengendara langsung menabrak salah satu pejalan kaki dan terjadi kecelakaan," terang dia.
Korban, lanjut Maryono, sempat terpental beberapa meter.
Namun, pengendara motor, yang terjatuh, segera bangun dan kembali melanjutkan perjalanan.
Insiden tersebut menyebabkan luka terbuka di bagian kepala Bambang.
Baca Juga: Pria di Medan Ditemukan Tewas Bersimbah Darah, Diduga Korban Tabrak Lari
Korban langsung dievakuasi petugas PMI Bantul dan dilarikan ke RS Bethesda Yogyakarta.
"Sementara korban mengalami luka terbuka di bagian kepala. Dia langsung dievakuasi dan dirawat di rumah sakit. Untuk terduga pelaku belum kami ketahui identitasnya karena meninggalkan lokasi kejadian," kata dia.
Maryono mengatakan bahwa dugaan tabrak lari tersebut masih dalam penyelidikan.
Hingga kini penanganan dilakukan oleh Polsek Banguntapan.
Dikonfirmasi terpisah, Kapolsek Banguntapan Kompol Zainal Supriatna mengaku masih mencari bukti dan saksi di lokasi kejadian.
"Untuk kejadiannya memang benar. Ada dugaan tabrak lari, dan kami masih menyelidiki kasus ini. Informasi dari saksi mata sedang kami dalami," ungkap Zainal.
Berita Terkait
-
Akhirnya Audiensi, Paslon Nomor 2: Regulasi Pilkada Bantul Banyak Kerancuan
-
Audiensi, Paslon Nomor 1 Nilai Bawaslu Bantul Terlalu Fokus ke Urusan Remeh
-
Tindaklanjuti Oknum ASN Tak Netral, Bawaslu Bantul Kirimkan Surat ke KASN
-
Kasus Covid-19 di Bantul Tembus 68 Orang Sehari, Kebanyakan dari Ponpes
-
Bertambah 73 Kasus, Pasien Corona di Bantul Capai 1.029 Orang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Pasca Ramai Dugaan Diskriminasi Siswa, Disdikpora DIY Wajibkan Sekolah Sediakan Ruang Belajar Agama
-
Usai Menang Praperadilan, Raudi Akmal Terlihat Langsung Turun ke Masyarakat
-
Kisah Rosidah di Sumenep, UMKM Gula Merah Tumbuh Pesat Setelah Memanfaatkan KUR BRI
-
Gawat! DIY Tak Punya Anggaran Dropping Air, Empat Kabupaten Sudah Alami Kekeringan
-
Tegas! 17 SPPG di DIY Ditutup, Buntut Kasus Keracunan hingga Masalah Izin