SuaraJogja.id - Sebanyak tiga remaja yang berasal dari Klaten, Jawa Tengah harus berurusan dengan Polsek Pandak. Ketiga remaja yang masih berstatus pelajar ini terbukti membawa senjata tajam yang diketahui untuk balas dendam di Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul.
Kapolsek Pandak AKP Wartono mengungkapkan bahwa peristiwa terjadi pada 5 November lalu. Ketiga pelaku berinisial GF (17), RN (16), dan AB (15).
"Tiga remaja ini kedapatan membawa sajam yang direncanakan untuk melakukan kejahatan jalanan (klitih) di wilayah Bantul. Tiga pelaku ini adalah warga Klaten yang juga ingin balas dendam," ujar Wartono, dihubungi wartawan, Senin (16/11/2020).
Ia mengungkapkan, awal mulanya, piket reskrim Polsek Pandak mendapat informasi bahwa terjadi kejar-kejaran antaa warga dan remaja di wilayah Bantul Kota sekitar pukul 01.30 WIB.
Pengejaran berlanjut hingga ke arah selatan masuk ke wilayah Kecamatan Pandak.
"Ada informasi bahwa warga mengejar terduga pelaku penganiayaan jalanan. Dari informasi itu, kami mengerahkan petugas untuk patroli," ujar dia.
Berselang 30 menit, petugas patroli mendapat informasi bahwa warga sudah mengamankan remaja yang diduga akan melakukan penganiayaan di Pedukuhan Pandak RT 4, Desa Wijirejo, Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul.
"Selanjutnya kami mendatangi lokasi dan membawa remaja ini ke Mapolsek Pandak untuk dimintai keterangan lebih lanjut," kata dia.
Ketiga remaja tersebut diketahui membawa senjata tajam berupa celurit dan gir yang ditali dengan ikat pinggang. Kendati demikian, celurit yang mereka bawa awalnya disembunyikan.
Baca Juga: Warga Keluhkan Jalan Srandakan Minim Penerangan, Ini Kata Dishub Bantul
"Celuritnya sempat disembunyikan. Jadi dia membuang ke utara Masjid Agung Bantul. Selanjutnya kami melakukan pemeriksaan ke sana, dan memang benar sajam ini mereka buang," ungkap dia.
Disinggung motif mereka membawa sajam, Wartono mengungkapkan, mereka tengah mencari orang yang pernah melukai salah seorang temannya.
"Dari penuturannya mereka ingin mencari kelompok yang pernah melukai salah seorang temannya. Karena tidak ketemu, akhirnya malah dikejar warga," ujar dia.
Dari peristiwa itu, kepolisian mengamankan beberapa barang bukti. Polisi menyita sepeda motor berpelat nomor AD 5837 AKC, sebuah ikat pinggang yang ditali sebuah gir motor, serta celurit bergagang merah.
Atas tindakan remaja tersebut, mereka dikenai pasal UU Darurat Nomor 12 Tahun 1951. Ancaman hukuman 10 tahun penjara.
Namun begitu, pelaku, yang diketahui masih di bawah umur, nantinya akan menjalani proses hukum yang perlu dilakukan secara diversi.
Berita Terkait
-
Warga Keluhkan Jalan Srandakan Minim Penerangan, Ini Kata Dishub Bantul
-
Pelaku Pembacokan di Mergangsan Mengaku Dendam karena Pernah Jadi Korban
-
Bacok 2 Orang Tak Dikenal, Pemuda Bantul Diamankan Polsek Mergangsan
-
Jusuf Kalla: Berkelahilah Melalui Prestasi, Bukan Membakar Kampus
-
Tawuran Sambil Bawa Celurit, Buruh Restoran Asal Bantul Diringkus Polisi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan