SuaraJogja.id - Nasib sial dialami oleh seorang pria asal Tasikmalaya, Jawa Barat saat berlibur ke Pantai Parangkusumo, Kecamatan Kretek, Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta. Pria 28 tahun yang kini berdomisili di Desa Ngreden, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Klaten kehilangan tas berisi uang tunai Rp1,5 juta beserta surat dan identitas penting lainnya.
Korban kehilangan, Dadun Mulyana (28) saat dihubungi SuaraJogja.id mengatakan bahwa peristiwa apes yang menimpanya terjadi pada Minggu (15/11/2020). Saat itu dirinya berada di Pantai Parangkusumo bersama 3 karyawannya.
"Hilang hari Minggu saat kami di pantai (Parangkusumo). Jadi saya bersama karyawan berencana berakhir pekan ke Yogyakarta mengendarai mobil pribadi. Setelah sampai di pantai kami melihat pantai dan ternyata pantai ini tidak cocok untuk nongkrong. Sehingga kami hanya sebentar dan melanjutkan perjalanan lagi," kata Dadun melalui sambungan telepon, Selasa (17/11/2020).
Pria yang memiliki usaha ayam goreng di Klaten ini berangkat dari tempat tinggalnya Sabtu (14/11/2020) pukul 20.00 wib. Sesampainya di Pantai Parangkusumo mereka berbincang-bincang sesaat dan pukul 00.00 wib memutuskan pulang.
"Kondisi saya sudah sangat lelah sampai tertidur di dalam mobil. Karyawan saya yang menyetir pulang ke rumah (Klaten). Tetapi saat sampai di Klaten sekitar pukul 04.30 wib, tas yang saya bawa hilang. Padahal ada uang tunai di dalamnya," ujar dia.
Dadun tak begitu ingat apakah dirinya membawa tas tersebut atau tidak ketika turun dari mobil. Namun, ia mengingat jika tas jenis slempang berada di sebelahnya saat hendak pulang.
"Saya tak begitu ingat apakah ada di dalam mobil atau tertinggal di dekat pantai (tas miliknya). Tetapi handphone saya masih saya pegang. Padahal sempat saya masukkan juga ke dalam tas," kata dia.
Mengetahui tasnya hilang, Dadun kembali ke pantai Parangkusumo. Ia menghubungi penjaga pantai dan juru kunci pantai untuk menanyakan tas dia yang hilang.
"Akhirnya jam 08.00 wib saya kembali lagi ke pantai. Saya datangi penjaga pantai tetapi tidak ada laporan atau menitipkan tas yang tertinggal. Akhirnya saya memutuskan melapor ke pihak berwenang," kata Dadun.
Baca Juga: Enam Warga Parangtritis Positif Covid-19, 5 Pasien Tinggal Seatap
Meski bersama dua karyawannya, Dadun tak mau menuduh rekan kerjanya yang saat itu menemani berlibur. Kendati demikian dia menyerahkan kasus ini ke kepolisian terdekat.
"Saya tidak bisa menuduh karena mereka rekan kerja saya. Jika memang diambil orang seharusnya tasnya ditinggal dan uang tunai saaj yang diambil, tapi ini semuanya hilang," terang dia.
Ia tak mempersoalkan dengan uang yang hilang. Tetapi identitas berupa KTP hingga STNK yang dia miliki berharap bisa kembali.
"Syukur-syukur uangnya kembali. Tapi rasanya tidak mungkin. Tapi yang penting identitas itu, karena jika tidak ketemu saya harus mengurus ulang dan harus kembali ke Jawa Barat," keluh dia.
Pihaknya berharap ada seseorang yang bisa menemukan tas miliknya dan segera menghubungi. Dadun juga membagikan tindakan apesnya di media sosial Facebook.
Terpisah, Kapolsek Kretek, Kompol S Parmin membenarkan terjadinya kehilangan di lokasi wisata tersebut. Ia mengaku bahwa tingkat kerawanan kejahatan di lokasi yang mendatangkan banyak orang bisa terjadi.
Berita Terkait
-
Tempat Penampungan ODGJ Overload, Pemkab Bantul Bangun Shelter Tahun Depan
-
Diduga Alami Kecelakaan, 3 Nelayan Hilang di Perairan Pulau Sangeang
-
Ada 3.500 ODGJ di Bantul, Dinsos: Pendampingan Keluarga Sangat Penting
-
ODGJ Tinggal di Bawah Pohon, Begini Penanganan yang Dilakukan Dinsos Bantul
-
Bagikan Nasi Gratis, Katumadupai Temukan ODGJ Tinggal di Bawah Pohon
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
- Motor Mirip Harley-Davidson Harga Rasa Matic: Mending Morbidelli C252V atau QJ Motor SRV250?
Pilihan
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
-
Anggaran Kunjungan Luar Negeri Prabowo Tembus Rp1,1 T! Lebih Besar dari TKD Satu Kabupaten di NTB
Terkini
-
APBD DIY Dihantam Krisis, 67 Persen Bergantung Dana Transfer, Pemda Terpaksa Pangkas Anggaran
-
Cuaca Panas Ekstrem Ancam Kesehatan Anak, Dokter Ingatkan Risiko Heat Stroke
-
Mahasiswa Jogja Kembali Turun ke Jalan, Tuntut Penghentian MBG dan Kopdes yang Mubazir
-
Naga Sembilan Rebut Piala IHR Paku Alam 2026, Pesta Karnaval dan Inul Daratista Hibur Pengunjung
-
Rupiah Melemah, Bantul Berburu Dolar Wisatawan Asing