SuaraJogja.id - Sebanyak delapan ASN di Pemda DIY terkonfirmasi positif. Lima ASN diantaranya merupakan pegawai di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY. Sedangkan tiga ASN bertugas di Dinas Kebudayaan DIY.
Plt Kepala Dinas Kebudayaan DIY, Sumadi, Selasa (01/12/2020) mengungkapkan, kasus bermula dari ASN berjenis kelamin perempuan (54 tahun) yang berdomisili di Kota Yogyakarta 20 November 2020 merasakan sakit. ASN ini minta ijin untuk pulang dan memeriksakan diri di RS JIH.
"Dari hasil scan paru-paru menunjukkan gejala ke arah COVID-19 dan disarankan untuk menjalani isolasi mandiri dan tes swab," ujarnya.
ASN tersebut kemudian dirawat di RS Hardjolukito. Dari hasil tes swab yang dilaksanakan pada 25 November 2020 dinyatakan yang bersangkutan terkonfirmasi positif COVID -19. ASN satu bidang dari yang bersangkutan kemudian ikut melakukan tes mandiri, baik rapid test maupun swab.
Hasil dari tes tersebut, terdapat dua orang ASN juga terkonfirmasi positif COVID-19 pada Sabtu (28/11/2020). Kedua ASN terdiri dari perempuan (55 tahun) domisili Bantul dan laki-laki (57 tahun) domisili Sleman.
"Keduanya sedang menjalani isolasi/dirawat di Rumah Sakit sesuai rujukan dari Puskesmas setempat sesuai domisili," jelasnya.
Sumadi mengungkapkan, pihaknya telah melaporkan kasus tersebut kepada Gugus Tugas COVID -19 DIY, BKD DIY serta Dinas Kesehatan DIY dan Kota Yogyakarta. Untuk selanjutnya, berdasarkan contact tracing, dinyatakan ada tujuh orang personil yang dinyatakan sebagai kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif COVID-19.
Ketujuh orang tersebut akan menjalani tes swab sesuai jadwal yang ditentukan oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta. Seluruh karyawan yang dinyatakan kontak erat selama menunggu jadwal swab dan menunggu keluarnya hasil swab diwajibkan untuk WFH. Sementara, lingkungan kantor langsung disterilkan oleh tim dari BPBD DIY setelah memperoleh laporan dari Dinas Kebudayaan DIY.
“Meski demikian, kegiatan dan pelayanan di Dinas Kebudayaan DIY tetap berjalan seperti biasa. Kami perketat lagi pelaksanaan protokol kesehatan. Kami selektif menghadiri acara di luar Dinas, dan koordinasi diupayakan secara daring dulu. Selain itu, penerimaan tamu Dinas Kebudayaan hanya dilaksanakan di pendapa,” paparnya.
Baca Juga: Buntut Perusakan Gedung DPRD DIY, Polisis Amankan 2 Pelaku di Bawah Umur
Sebelumnya Kepala Dinas DP3AP2 DIY, Erlina Hidayati mengungkapkan kasus di dinas tersebut bermula dari ASN berjenis kelamin perempuan (40 tahun) yang berdomisili di Sleman merasa kurang enak badan setelah akhir pekan sebelumnya melakukan perjalanan ke luar kota untuk mengunjungi orang tuanya.
Namun karena merasa dirinya hanya kelelahan dan mengingat ketugasan dinas yang tidak bisa ditinggalkan, ASN tersebut memutuskan untuk tetap bekerja. Hari berikutnya yang bersangkutan demam. Sehingga Senin, 16 November 2020 dirinya tidak masuk kantor dan menjalani isolasi mandiri.
Dikarenakan demam semakin tinggi serta mulai diikuti dengan batuk, maka 18 November 2020 yang bersangkutan melakukan swab mandiri. Hasil swab yang dikeluarkan pada 20 November 2020, menyatakan bahwa yang bersangkutan terkonfirmasi positif Covid -19.
Pegawai yang satu ruangan dengan yang bersangkutan yang melakukan kontak juga melakukan isolasi mandiri. Sebanyak 18 orang yang masuk pada daftar contact tracing diwajibkan untuk swab.
"ASN ini selanjutnya menjalani perawatan di RSUD Sleman," ujarnya.
Kontributor : Putu Ayu Palupi
Berita Terkait
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- DPR akan Panggil Kajari Batam Buntut Tuntutan Mati ABK Pembawa 2 Ton Sabu, Ada Apa?
- 6 Fakta Mencekam Pembacokan di UIN Suska Riau: Pelaku Sempat Sandera Korban di Ruang Seminar
- Mahasiswi Tergeletak Bersimbah Darah Dibacok Mahasiswa di UIN Suska Riau
- HP yang Awet Merek Apa? Ini 6 Rekomendasi Terbaik dengan Performa Kencang
Pilihan
-
Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
-
Iran Klaim 200 Tentara Musuh Tewas, Ali Khamenei Masih Hidup
-
Israel Klaim Ali Khamenei Tewas, Menlu Iran: Ayatollah Masih Hidup
-
Jenderal Iran: Trump Harus Tahu, Hari Ini Kami Baru Tembakkan Rudal Stok Lama
-
Israel Klaim Menhan Iran dan Komandan Garda Revolusi Tewas, Nasib Khamenei Masih Misterius
Terkini
-
Waktu Berbuka Tiba! Cek Jadwal Magrib dan Doa Buka Puasa Ramadan 27 Februari 2026 di Jogja
-
Skandal Dana Hibah Pariwisata Sleman: Bawaslu Tegaskan 'Nihil Pelanggaran' di Pilkada 2020
-
Antisipasi Tren Kemunculan Gepeng Selama Ramadan, Satpol PP Kota Jogja Intensifkan Operasi
-
Kronologi Pemuda Nekat Tusuk Juru Parkir di Sleman, Tak Terima Ditegur?
-
6 Fakta Insiden Penganiayaan di Jalan Godean Sleman yang Viral di Media Sosial