SuaraJogja.id - Progres proyek pembagunan tol Jogja-Bawen saat ini telah sampai pada Izin Penetapan Lokasi atau IPL.
Sekretaris Daerah DIY, Kadarmanta Baskara Aji mengungkapkan, dengan terbitnya IPL maka tahapan selanjutnya yakni pemasangan patok.
Ia menjelaskan sebelum pemasangan patok akan ada sosialisasi yang akan dilaksanakan oleh Dinas Pertanahan dan Tata Ruang (Dispertaru) DIY.
“Setelah itu akan ditindaklanjuti dengan pemasangan patok, pembebasan tanah dan seterusnya,” kata dia seperti dikutip dari Harianjogja.com.
Disinggung terkait target pelaksanaan tahap selanjutnya, ia belum bisa memastikan. Meski demikian, ia berharap proses sosialisasi dapat terlaksana secepatnya agar bisa segera melangkah ke tahap selanjutnya.
“kalau bisa secepatnya sosialisasi,” katanya.
Kepala Dispertaru DIY, Krido Suprayitno, menuturkan Tol Jogja-Bawen akan melintasi tujuh desa di tiga kecamatan, dengan rincian Desa Banyurejo, Tambakrejo dan Sumberrejo di Kecamatan Tempel; Desa Margokaton, Margodadi dan Margomulyo di kecamatan Sayegan; dan Desa Tirtoadi di Kecamatan Mlati.
Sementara untuk Tol Jogja-Cilacap, pihaknya sampai saat ini belum menerima dokumen perencanaan IPL sektor III yakni Jogja-Yogyakarta International Airport (YIA).
“Dari Kementerian PU [Pekerjaan Umum] sampai saat ini belum dikirim ke Pemda DIY,” katanya.
Baca Juga: Warga Terdampak Tol Jogja Tak Setuju Nominal Ganti Untung? Ini Saran Bupati
Berita Terkait
-
Dilengkapi Terowongan, Proyek Tol Jogja-Bawen Telan Biaya Rp14,26 Triliun
-
Dampak Tol Jogja-Bawen, Banyurejo Bakal Jadi Kawasan Niaga tapi Bukan Mal
-
Enam Persil Tanah Kas Desa Banyurejo Terdampak Tol Jogja-Bawen
-
Terdampak Tol Jogja-Bawen, Sejumlah Desa di Sleman Sudah Buat Perdes
-
Tol Jogja-Bawen Ancam Cagar Budaya, Pihak Proyek Akan Pindahkan Bangunan
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi