SuaraJogja.id - Pengelola terminal Giwangan mengungkapkan belum ada lonjakan jumlah penumpang pada libur Natal dan Tahun Baru kali ini. Nampaknya pada libur panjang kali ini ini belum banyak masyarakat yang memanfaatkan moda transportasi darat khususnya bus.
Pengelola Administrasi Terminal Giwangan Aji Fajar mengungkapkan hingga Kamis (24/12/2020) pagi belum ada lonjakan penumpang meskipun libur panjang sudah dimulai. Jumlah penumpang masih seperti rata-rata jumlah penumpang hari-hari sebelumnya.
"Belum ada lonjakan (penumpang),"ujar Aji, Kamis (24/12/2020) di Terminal Giwangan.
Untuk penumpang yang datang di hari Rabu (23/12/2020) kemarin memang ada sedikit peningkatan dibanding dengan hari Selasa sebelumnya. Di mana pada hari Rabu kemarin jumlah penumpang yang datang ada sekitar 4.106 orang dengan jumlah kedatangan Armada mencapai 688 unit. Di hari Selasa jumlah penumpang yang datang hanya sekitar 3.310 orang dari 616 armada.
Sementara untuk penumpang yang berangkat dari Terminal Giwangan di hari Rabu kemarin jumlahnya mencapai 4.681 orang dari 675 Armada. Dan di hari Selasa sebelumnya jumlah penumpang yang berangkat mencapai 3.986 orang dari 656 armada.
"Kalau dibanding hari Selasa memang iya ada peningkatan. Tetapi kalau rerata harian selama bulan Desember itu tak ada peningkatan berarti,"terangnya.
Hanya saja dalam 4 hari terakhir yaitu sejak tanggal 20 desember 2020 kemarin pihaknya mencatat ada kenaikan jumlah penumpang. Di hari Minggu (20/12/2020) kemarin jumlah penumpang yang datang mencapai 3864 orang sedikit naik dibanding di hari Sabtu (19/12/2020) yang hanya sekitar 2.880 orang.
Demikian juga penumpang yang berangkat dari terminal ini di hari Sabtu kemarin mencapai 4.758 orang sedikit meningkat dibanding hari sebelumnya yang hanya 3.924 orang. Hari Senin (21/12/2020) ada peningkatan lagi jumlah penumpang yang datang mencapai 4.075 orang sementara yang berangkat sekitar 4.307 orang.
"Hari Selasa terjadi sedikit penurunan mungkin karena hari kerja," tambahnya.
Baca Juga: Libur Natal dan Tahun Baru, ASN Dharmasraya Dilarang ke Luar Daerah
Menurutnya, kebijakan pemerintah terkait dengan rapid test nampaknya tidak begitu berpengaruh terhadap jumlah penumpang armada angkutan darat ini. Karena memang peminat transportasi darat terutama bus belum pulih seperti sebelum pandemi covid 19.
Kepala Terminal Semin Gunungkidul Nur Wijaya juga mengungkapkan hal yang sama. Meskipun libur panjang telah dimulai namun belum terlihat adanya lonjakan jumlah penumpang Armada bus yang tiba di terminal Semin.
"Belum ada lonjakan. Masih sama dengan hari-hari sebelumnya,"terangnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Terbengkalai Bertahun-tahun, Ini Potret Motor di Terminal Giwangan
-
H+1 Lebaran, Hanya 13 Bus Luar Kota yang Masuk ke Terminal Giwangan Jogja
-
Terminal Giwangan Terima Kedatangan 115 WNI Repatriasi, Kebanyakan ABK
-
Mudik ke DIY Dilarang, Terminal Giwangan Sepi Penumpang
-
Ada Larangan Mudik, Terminal Giwangan Tak Layani Bus ke Jabodetabek
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
4.664 Kasus Perceraian di DIY, Trauma Anak Jadi Luka yang Jarang Dibahas
-
Tempat Hiburan di Jogja Ludes Terbakar, Owner Soroti Pemadaman Listrik Berulang
-
Seniman ARTJOG Lapor ke LBH, Soroti Dugaan Represi di Ruang Seni Yogyakarta
-
Menghadapi Krisis Iklim dari Desa: Sinergi KAGAMA dan UGM Lewat KKN-PPM 2026
-
Dorong Inovasi PAI dan Kualitas Pendidikan, UNY Bekali Guru dengan Project Based Learning