SuaraJogja.id - Agenda Pemilihan Lurah tahun 2020 di Kabupaten Bantul telah usai, dilanjutkan dengan penghitungan suara. Dua kalurahan memiliki calon lurah sesama anggota keluarga dan dimenangkan petahana: pasangan suami-istri di Pendowoharjo, Kapanewon Sewon serta ayah dan anak di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan.
Pemilihan Lurah Pendowoharjo diikuti Hilmi Hakimudin dan Faiqoh. Keduanya merupakan suami dan istri. Sebelumnya sang suami, Hilmi, menjabat sebagai lurah setempat.
Hal yang sama terjadi di Kalurahan Bangunjiwo, Kasihan. Pemilihan Lurah tahun ini diikuti oleh Parja, yang merupakan petahana, bertarung melawan sang anak, yakni Deny Fajar Sulistyo.
Ketua Panita Pemilihan Desa (PPD) Kalurahan Pendowoharjo Riyanto mengatakan, prosesi pemilihan di kalurahan setempat berjalan kondusif. Terdapat 43 TPS yang tersebar di tiga pedukuhan.
"Penghitungan suara sudah selesai, semuanya berjalan kondusif, dari tiap TPS melakukan pemungutan suara dengan protokol kesehatan (prokes) yang ditetapkan," kata Riyanto, ditemui usai penghitungan selesai di Balaidesa Pendowoharjo, Minggu (27/12/2020).
Riyanto menjelaskan, hanya ada catatan kecil saat pemungutan berlangsung. Di TPS 33 ditemukan seorang warga yang positif Covid-19. Menghindari penularan, lokasi TPS dipindah ke tempat yang lebih aman.
"Memang ada yang positif [Covid-19], tapi panitia langsung memindahkan lokasi. Selanjutnya pemilihan tetap berjalan," terang dia.
Calon lurah Hilmi Hakimudin meraup suara terbanyak yakni 6.332 suara. Sementara lawannya, yakni Faiqoh, mengantongi 1.976 suara.
"Jumlah suara sah ada 8.308 dan tidak sah 613 suara. Total suara sah dan tidak sah adalah 8.921 suara," ungkap Riyanto.
Baca Juga: Libur Natal, 210 Pengunjung Destinasi Wisata Bantul Langgar Prokes
Sementara di Bangunjiwo, Kapanewon Kasihan, calon lurah Parja, yang juga petahana, mengantongi total suara 10.169 suara. Sementara Deny mendapatkan jumlah suara sebanyak 2.488.
Sebanyak 12.657 suara dinyatakan sah. Suara yang tidak sah tercatat ada 658 suara.
Selanjutnya masing-masing PPD di tiap desa akan menggelar penetapan hasil rekapitulasi suara Pemilihan Lurah.
Di Pendowoharjo sendiri akan menggelar rapat pleno sekitar pukul 19.00 WIB.
"Setelah pemungutan suara selanjutnya kami lakukan rapat pleno untuk menetapkan jumlah suara yang sudah masuk. Rapat dilakukan malam ini dan langsung dikirimkan ke kabupaten," jelasnya.
Hasil rapat pleno yang dikirimkan ke kabupaten akan ditetapkan dan selanjutnya pelantikan lurah se-kabupaten Bantul akan dilaksanakan pada 30 Desember 2020.
Berita Terkait
-
Libur Natal, 210 Pengunjung Destinasi Wisata Bantul Langgar Prokes
-
Antisipasi Bentrokan, Calon Lurah di Bantul Dikarantina Usai Memilih
-
Cegah Covid-19, Destinasi Wisata di Piyungan Dibatasi Hingga Pukul 21.00
-
Tak Ada Aturan Kampanye di Media Online, Pemkab Bantul Akui Sulit Awasi
-
Natal di Tengah Pandemi, Daru Rayakan Tanpa Keluarga Besar
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Jelang COP31, Jaringan Orang Muda Kritik Eksploitasi Alam di Jogja, Rakyat yang Tanggung Akibatnya
-
Korban Luka Kericuhan Malioboro Capai 116 Orang, 13 Jalani Dirawat Inap
-
Bukti Negara Hadir Tingkatkan Kesehatan Masyarakat: Program CKG Sudah Deteksi Medis 105 Juta Orang
-
Usung Pelestarian Budaya Berkelanjutan, Ini Rangkaian Acara Tentrem Cultural Week 2026
-
JPW Pertanyakan Sikap Humanis Polda DIY: Ada Pelempar Berlindung di Balik Barikade Polisi