SuaraJogja.id - Sebanyak 136 warga Turgo, Purwobinangun, Pakem, Sleman yang berada di barak pengungsian Purwobinangun sudah diperbolehkan pulang ke rumahnya masing-masing. Kepulangan itu berdasarkan rekomendasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) yang menyatakan bahwa radius bahaya masih berada di 5 km.
"Untuk Turgo masih aman karena masih di luar 5 km. Jadi dari BPPTKG dan BPBD sudah merekomendasikan warga untuk pulang, tapi kalau misal warga merasa tidur di rumah kurang tenang saat malam, warga bisa tidur di SD Sanjaya Tritis," kata Lurah Purwobinangun Heri Suasana saat ditemui awak media, Selasa (9/2/2021).
Disampaikan Heri bahwa ratusan warga Turgo tersebut sudah mengungsi sejak tanggal 27 Januari 2021 lalu.
Menurutnya, selain dari rekomendasi BPPTKG, yang masih menyatakan jarak permukiman warga masih radius aman, keinginan warga untuk pulang juga menjadi pertimbangan penting untuk mengambil keputusan.
Baca Juga: Kembali Jauh, Luncuran Lava Pijar Gunung Merapi Capai 1,5 Km ke Barat Daya
Heri mengatakan bahwa warga sudah merasa aman untuk kembali ke rumahnya masing-masing.
"Kita memang serahkan kepada warga, karena warga ini kan sudah apal dan sudah lama tinggal di sana. Jadi kita ikuti saja, kalau memang warga sudah merasa nyaman pulang ke rumah masing-masing ya kita antar pulang, tapi kalau warga masih khawatir dan ingin bertahan di barak ya kita ikuti," terangnya.
Heri menyebut masih tetap akan mempersiapkan barak Purwobinangun untuk digunakan selanjutnya jika memang dibutuhkan. Hal itu dilakukan mengingat status Merapi yang masih berada di level III atau Siaga.
"Posko tidak dibongkar. Kita tetap persiapkan lagi jika memang ada pengungsian lagi selanjutnya," imbuhnya.
Heri menegaskan walaupun sudah berada di rumah masing-masing, pengawasan masih akan terus dilakukan baik dari pemerintah desa atau warga sendiri. Pengawasan tetap akan dilakukan sesuai dengan kegiatan yang sudah berjalan sejak status Merapi meningkat menjadi Siaga.
Baca Juga: Berada di Jarak Aman dari Merapi, Pengungsi Turgo Diperbolehkan Pulang
Sudah ada tim sapu bersih yang selalu siap untuk mengawasi warga khususnya ketika malam hari beristirahat di rumah masing-masing. Selain melakukan pengawasan kepada warga, tim sapu bersih juga akan memantau aktivitas vulkanik Gunung Merapi.
Terpopuler
- Kode Redeem FF SG2 Gurun Pasir yang Aktif, Langsung Klaim Sekarang Hadiahnya
- Pemain Keturunan Indonesia Statusnya Berubah Jadi WNI, Miliki Prestasi Mentereng
- Pemain Keturunan Indonesia Bikin Malu Raksasa Liga Jepang, Bakal Dipanggil Kluivert?
- Jika Lolos Babak Keempat, Timnas Indonesia Tak Bisa Jadi Tuan Rumah
- Ryan Flamingo Kasih Kode Keras Gabung Timnas Indonesia
Pilihan
-
Masjid Agung Sleman: Pusat Ibadah, Kajian, dan Kemakmuran Umat
-
Ranking FIFA Terbaru: Timnas Indonesia Meroket, Malaysia Semakin Ketinggalan
-
Duel Kevin Diks vs Laurin Ulrich, Pemain Keturunan Indonesia di Bundesliga
-
Daftar Lengkap 180 Negara Perang Dagang Trump, Indonesia Kena Tarif 32 Persen
-
Detik-detik Jose Mourinho Remas Hidung Pelatih Galatasaray: Tito Vilanova Jilid II
Terkini
-
Kilas DIY: Bocah Jabar Nekat Curi Motor di Bantul hingga Penemuan Mayat di Sungai Progo
-
Jalur Selatan Alami Lonjakan, Polres Kulon Progo Lakukan Buka Tutup Jalur Utama
-
Okupansi Hotel Anjlok 20 Persen di Momen Lebaran, Permintaan Relaksasi PHRI Tak Digubris Pemerintah
-
Gembira Loka Zoo Hadirkan Zona Cakar, Pengalaman Baru untuk Pengunjung Berjalan Bersama Satwa Buas
-
Mudik ke Jogja? BPBD Ingatkan Potensi Bencana Alam: Pantai Selatan Paling Rawan