Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 12 April 2021 | 14:54 WIB
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Azman Latif saat diwawancarai wartawan, Rabu (20/5/2020). [Suarajogja.id / Ilham Baktora]

Masjid Jogokariyan gelar tawarih dalam dua shift

Masjid Jogokariyan dipastikan tetap akan menggelar tarawih berjamaah dalam dua sif. Aturan tersebut sejatinya memang telah lama diterapkan.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Dewan Syuro Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir saat dihubungi awak media, Senin (12/4/2021). Menurutnya salat tarawih di Masjid Jogokariyan yang dibagi dalam dua sif telah diberlakukan sejak dulu.

"Kalau Jogokariyan kan sudah 16 tahun memang ada dua gelombang. Jadi kita memang sudah [terapkan dua sif] lama. Bukan karena pandemi tapi memang dari dulu kita menyelenggarakan dua kali salat tarawih," ujar Jazir.

Baca Juga: Tak Bawa Surat Hasil Rapid, Peserta UTBK di PTN DIY Dilarang Ikut Ujian

Lebih lanjut, Jazir menyebutkan bahwa tarawih pertama atau reguler itu diselenggarakan saat sore itu. Lalu nanti disusul yang kedua pada jam 02.00 WIB malam.

"Sekarang ya tetap saja [dua sif] kalau mungkin ada jemaah yang lihat [masjid saat tarawih pertama] penuh, ya sudah bisa tidur dulu untuk ikut yang nanti malam tidak apa-apa," imbuhnya.

Ditanya lebih lanjut mengenai persiapan tarawih, kata Jazir telah dipersiapkan seperti biasanya. Hanya tentu saja ditambah dengan protokol kesehatan yang diterapkan bagi semua jemaah.

"Iya seperti tahun lalu, tambah protokol kesehatan gitu lah. Cuma kalau tahun lalu tidak ada ceramah-ceramah, kalau sekarang tetap ada. [Waktunya] Kita serahkan kepada pembicara agar bijaksana masalah waktunya," ucapnya.

Jazir menyampaikan pembagian tempat juga bakal dilakukan. Bagi jemaah yang merupakan warga lingkungan sekitar ataupun jika ada warga luar yang datang ke Jogokariyan.

Baca Juga: Gelar Operasi Keselamatan Progo 2021, Polda DIY Siagakan 995 Personil

Nantinya, bagi warga yang berasal dari luar Jogokariyan akan berada di lantai atas. Bahkan nantinya jika memang masjid penuh pihaknya bisa saja menutup jalan di depan masjid.

Load More