Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo | Hiskia Andika Weadcaksana
Senin, 12 April 2021 | 14:54 WIB
Ketua Takmir Masjid Gedhe Kauman Yogyakarta, Azman Latif saat diwawancarai wartawan, Rabu (20/5/2020). [Suarajogja.id / Ilham Baktora]

"Karena lantai atas bawah itu kalau dalam masa pandemi dengan salat berjalan itu sekarang cuma kapasitas 700 orang. Padahal kalau normal 1.300an. Jadi nanti kalau terpaksa yang datang banyak ya kita tutup jalan," terangnya.

Guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, Masjid Jogokariyan juga telah menyiapkan GeNose. Nantinya GeNose akan digunakan untuk mengecek setiap pendatang yang ada.

Saat ini baru terdapat satu alat GeNose yang ada di Masjid Jogokariyan. Penggunaan GeNose itu sejak sekitar satu minggu ke belakang dengan sudah lebih dari 1000 orang pemakai.

"Itu aja sudah penggunanya sudah 1.000 orang baru mingguan. Digunakan sejak semingguan ini lah," ucapnya.

Baca Juga: Tak Bawa Surat Hasil Rapid, Peserta UTBK di PTN DIY Dilarang Ikut Ujian

Load More