Lebih lanjut kata Untung, di Indonesia sendiri terdapat banyak sekali keanekaragaman hayati yang ada termasuk penyu. Dapat dilihat dari dengan adanya 6 dari 7 penyu di dunia ada di Indonesia.
Di sisi lain, salah seorang tersangka mengaku bahwa penangkapan penyu itu tidak sengaja dilakukan. Pasalnya ia dan beberapa teman nelayan lainnya saat itu hanya sedang memancing saja di laut.
"Kebetulan waktu itu saat mancing tidak sengaja nyangkut seeokor penyu," akunya.
Namun berhubung yang bersangkutan tidak mendapat hasil dari kegiatan memancing tersebut. Maka yang bersangkutan nekat untuk membunuh penyu tersebut untuk dimakan.
"Waktu itu berhubung kami tidak ada hasil, jujur niat kami mau saya makan. Tapi sebelum saya makan keburu dipanggil pak polisi," ujarnya.
Daging penyu yang sudah dipotong-potong itu diakui belum jadi dimasak. Namun sudah sempat dibagikan kepada beberapa orang yang ada.
"Sudah dibagi tapi belum semua baru 6 orang dan belum dimakan. Satu orang masing-masing kurang lebih 1 kilo. Kalau penyu itu sekitar 15 kilogram kira-kira. Saya juga tidak tahu kalau dilindungi, tidak pernah liat di sini," ungkapnya.
Atas tindakannya tersebut, para tersangka dikenakan Pasal 40 ayat 2 Jo Pasal 21 ayat 2 huruf a Undang-Undang Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi Sumber Daya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Dengan ancaman pidana paling lama 5 tahun dan denda maksimal Rp. 100 juta.
Baca Juga: Perdagangkan Elang Brontok dan Binturung, Dua Orang Ditangkap Polda DIY
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap 2 Nelayan Tangkap Ikan Pakai Bahan Peledak
-
Ada Klaster Hajatan, Padukuhan Ngasem Gunungkidul Dilockdown
-
Nelayan Tangkap Ikan Kerapu 161 Kilogram, Ditawar Hampir Rp50 Juta
-
34 Positif dan 2 Wafat, Klaster Takziah Gunungkidul Diawali Tradisi Tilik
-
Cerita Nelayan Tangkap Ikan Kerapu Raksasa, Ditawar Harga Fantastis
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Video Jusuf Kalla di Pesawat Menuju Iran adalah Hoaks
-
Kabais Dicopot Buntut Aksi Penyiraman Air Keras Terhadap Andrie Yunus
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
Terkini
-
Libur Lebaran Belum Habis, Kunjungan Wisata di Kabupaten Sleman Stabil Tinggi
-
Produksi Sampah Naik 20 Ton per Hari saat Libur Lebaran, DLH Kota Jogja Pastikan Tidak Menumpuk
-
Duh! Serbuan Pemudik ke Jogja Tak Buat Okupansi Hotel Capai Target, Penginapan IlegalJadi Sorotan
-
Pemkot Yogyakarta Jajaki Uji Coba WFH Satu Hari Sepekan, Efisiensi BBM Jadi Tolok Ukur Utama
-
Rapor Merah Libur Lebaran, Wisatawan Kabur dari Bantul, Kunjungan Anjlok 36 Persen!