Kebijakan tersebut akan berlaku menyeluruh, tetapi untuk hajatan kemungkinan besar masih diperbolehkan dengan catatan sangat terbatas. Hajatan yang diperbolehkan hanyalah pernikahan di mana pelaksanaan ijab qobul diselenggarakan di kantor KUA dan tidak diperkenankan menggelar hajatan di rumah mempelai.
Selama ini, ternyata tim Satgas penanganan covid setempat tidak mampu mengendalikan masyarakat untuk twtap mematuhi protokol kesehatan. Masyarakat masihnsering mengabaikan protokol kesehatan ketika menyelenggarakan atau menghadiri hajatan di wilayah mereka masing-masing.
Kepala dinas kesehatan kabupaten Gunungkidul Dewi Irawati mengungkapkan hari ini jumlah pasien Covid-19 di Gunungkidul bertambah 54 orang sehingga secara keseluruhan mencapai 3.484 orang. Namun dari jumlah tersebut yang sudah dinyatakan sembuh ada 2.895 orang, sementara yang dirawat ada 424 orang dan sisanya menjalani isolasi mandiri.
"Sudah waktunya evaluasi menyeluruh kegiatan di masyarakat," tandasnya.
Ia sendiri sangat mendukung langkah yang dikeluarkan oleh Pemerintah kabupaten Gunungkidul yang akan melarang kegiatan sosial di masyarakat. Karena memang terbukti beberapa klaster terbaru muncul dari kegiatan sosial masyarakat.
"Mudah-mudahan nanti akan mengurangi laju penambahan Covid-19," terangnya.
Kontributor : Julianto
Berita Terkait
-
Ikut Rasulan di Tempat Tinggalnya, Beberapa Pedagang Pantai Drini Positif Covid-19
-
Dua Klaster Muncul di Panggang, Dipicu Hajatan dan Tamu dari Kabupaten Lain
-
Wawancara Bupati Gunungkidul Sunaryanta: Fokus UMKM dan Pariwisata
-
Usai Klaster Takziah dan Pabrik Tas, Belasan Santri di Playen Positif Covid-19
-
Sempat Viral, Penjual Cilok Cantik di Gunungkidul Pergi Tinggalkan Suami Tanpa Pamit
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
-
Darurat Judi Online! OJK Blokir 31.382 Rekening Bank, Angka Terus Meroket di Awal 2026
Terkini
-
Tak Kenal Pelapor, Muhammadiyah Minta Pandji Lebih Cermat dan Cek-Ricek Materi Stand Up
-
Trump Makin Dar-Der-Dor, Pakar Sebut Tatanan Dunia Terguncang, Picu Aksi Teroris
-
Kekecewaan Keluarga Diplomat Arya Daru usai Polisi Setop Penyelidikan, Ada Sederet Kejanggalan
-
Raih 333 Medali di SEA Games 2025, Atlet Indonesia Diperkuat Literasi Keuangan
-
Waspada Penipuan Menggunakan Suara Soimah, Korban Dijanjikan Hadiah Rp100 Juta