SuaraJogja.id - Melonjaknya kasus baru Covid-19 di DI Yogyakarta menambah rentetan jumlah dokter yang terkonfirmasi Covid-19. Sejak Sabtu-Selasa (26-29/6/2021) dilaporkan ada 15 dokter yang dinyatakan positif Covid-19.
Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Yogyakarta, Tri Widjaja menjelaskan pada Sabtu lalu ada 150 dokter yang terkonfirmasi Covid-19.
"Ada kenaikan signifikan. Dari Sabtu sampai Selasa ini ada 15 dokter yang terkonfirmasi Covid-19 sehingga total saat ini 165 dokter (positif Covid-19)," jelas Tri dihubungi SuaraJogja.id, Selasa (29/6/2021).
Ia menjelaskan kenaikan paling tinggi pada Sabtu sore. Dimana dilaporkan terdapat 13 dokter yang terpapar Covid-19. Sebanyak 2 dokter sisanya dilaporkan masuk pada hari ini.
"Jadi ini belum semuanya masuk ke data kami, belum banyak dokter yang self report. Artinya jumlah ini kemungkinan masih bertambah," ujar dia.
Tri tak menampik bahwa kenaikan signifikan ini adalah prediksi pasca lebaran tahun 2021. Sehingga meningkatnya kasus Covid-19 berpengaruh terhadap tenaga kesehatan yang ikut terpapar.
"Ini efek dari pasca lebaran kemarin. Banyak warga yang mudik dan mengalami peningkatan kasus yang signifikan termasuk di DIY," jelasnya.
Tri menyampaikan untuk sementara IDI DIY mengeluarkan surat imbauan kepada dokter agar lebih ketat menggunakan APD. Pihaknya juga meminta bagi dokter diatas usia 60 tahun bekerja dari rumah.
"Jika dokter yang berusia 60 tahun atau diatasnya untuk bekerja di rumah. Lalu yang membuka praktek kami minta dibatasi," terang Tri.
Baca Juga: Terungkap! Sehari Sekitar 40 Orang Dimakamkan Pakai Protokol Covid di Surabaya
Hingga Senin (28/6/2021), angka penularan baru Covid-19 di DIY mencapai 859 orang. Selama tiga hari sejak Sabtu, angka tersebut mengalami kenaikan drastis.
Sabtu (26/6/2021) angka penularan sebanyak 782 orang. Sementara Minggu (27/6/2021) makin meningkat menjadi 830 kasus baru, dan Senin menembus 859 orang.
Total angka kasus Covid-19 yang terjadi di DIY menembus angka 57.858 orang. Angka kematian tercatat 1.479 dengan kesembuhan pasien sebanyak 47.462 orang.
Berita Terkait
-
Beda Data dari Pemda, Statistikawan Sebut Kasus COVID-19 di DIY Lebih dari 1000 Per Hari
-
Pandemi Dikhawatirkan Tingkatkan Angka Stunting, Wagub DIY Ajak Buka Nurani Keluarga
-
Kasus Covid Meledak, PERSI DIY: Percuma Tambah Tempat Tidur Tapi Warga Tidak Patuh Prokes
-
Kasus Covid-19 di DIY Mengkhawatirkan, MCCC Desak Pemda Tarik Rem Darurat
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Jogja Darurat Pendidikan: 5.023 Anak Putus Sekolah, Nasib Guru Honorer di Ujung Tanduk
-
Rupiah Tembus Rp17.600, Aisyiyah: Pernyataan Prabowo 'Desa Tak Butuh Dolar' Cederai Rakyat
-
Polisi Sebut Kasus Tewasnya Pelajar di Kawasan Kridosono Bukan Klitih, Tapi Perselisihan Antar Geng?
-
Update Kasus Daycare Little Aresha, Polresta Jogja Siapkan Pelimpahan 13 Tersangka ke Kejaksaan
-
Dinilai Terlalu Berbelit, Trah Sri Sultan HB II Ajukan Uji Materi UU Nomor 20 Tahun 2009 ke MK