SuaraJogja.id - Pemda DIY mulai menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) bagi warga terdampak PPKM Darurat. Penyaluran dilakukan Dinas Sosial (dinsos) kepada 127.400 warga penerima manfaat.
Penyaluran BST dilakukan bagi 7.755 Keluarga Penerima Manfaatkan(KPM). Namun sejak digulirkan pada Minggu (18/07/2021) kemarin, baru 2.891 KPM yang menerima bantuan dari Kementerian Sosial (kemensos) ini.
Namun BST sejak disalurkan belum bisa menyasar 100 persen warga yang terdampak PPKM Darurat. Sebab ada sebagian warga yang melakukan isolasi mandiri (isoman) karena terpapar Covid-19.
"Tapi kemungkinan tidak 100 persen [peneriman BST] karena banyak penerima bantuan yang melakukan isoman. Jadi akan kami jadwalkan ulang setelah masa isolasi mandiri selesai," ungkap Kepala Kantor PT Pos Indonesia (Persero) DIY Antonius Chrisna dalam wawancara virtual, Jumat (23/07/2021).
Penjadwalan ulang penerimaan bansos tetap dilakukan agar semua warga yang tercatat menerima BST tetap mendapatkan haknya. Namun dipastikan identitas penerima sama dengan surat undangan. Hal ini dilakukan agar tidak ada penerima yang mendapat duplikasi bantuan.
"Kita targetkan penyaluran di Kota Yogyakarta diharapkan dapat selesai pada 25 Juli 2021 mendatang. Penyalurannya selektif dengan foto, ktp dan nomor handphone," paparnya.
Sementara Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih mengungkapkan penyaluran BST dilakukan secara bertahap di kantor kalurahan. Program BST bagi warga yang terdampak pandemi ini sebenarnya sudah diberikan awal tahun ini untuk periode Januari-April 2021 lalu. Namun bantuan tersebut sempat tidak diperpanjang untuk Mei dan Juni 2021.
Pasca penerapan PPKM Darurat, BST kembali digulirkan. Kemensos mengucurkan BST untuk Mei dan Juni 2021 yang diterimakan pada Juli 2021 ini.
Menurut Endang, penyaluran bansos dari Kementerian Sosial (kemensos) ini dilakukan bersama PT Pos Indonesia. Penerima mendapatkan Rp 600 ribu per orang ditambah beras sebanyak 10 kg.
Baca Juga: Pelaku Wisata di Pantai Depok Menjerit Imbas PPKM Level 4, Bayar Pegawai Saja Tak Sanggup
Penyaluran pertama dilakukan bagi warga di Kota Yogyakarta. Bila sudah selesai nantinya akan dilanjuktan ke empat kabupaten lain.
"Untuk kota ditargetkan bisa selesai pekan ini jadi proses penyaluran BST bisa segera dilanjutkan di kabupaten lain," jelasnya.
Endang menjelaskan, khusus untuk kaum difabel dan warga lanjut usia (lansia), Dinsos menyalurkannya dengan cara door to door. Kantor Pos yang akan bertugas menyampaikan BST ke mereka.
"Khusus untuk difabel dan lansia yang sedang bed rest memang ada kebijakan untuk door to door," tandasnya.
Endang menambahkan, Dinsos juga menyalurkan bantuan untuk penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan bantuan pangan melalui Program Sembako. Untuk PKH, sebanyak 196.017 warga menerima bantuan ini, sedangkan untik Program Sembako diberikan kepada 383.220 KPM pada Juli 2021 ini.
"Seluruh penerima bantuan mendapat jatah tambahan berupa beras sebanyak 10 kg," imbuhnya.
Berita Terkait
-
Pelaku Wisata di Pantai Depok Menjerit Imbas PPKM Level 4, Bayar Pegawai Saja Tak Sanggup
-
Titik Penyekatan di Bantul Ditambah, Simpang Empat Gose Ditutup 24 Jam
-
Minta Dinsos dan Pemda Awasi Penyaluran Bansos, Luhut: Agar Tidak Terjadi Manipulasi
-
Tuntut Jadup PPKM Darurat, Forum Warga Jogja Tak Dapat Kepastian
-
Efektivitas PPKM Ada Pada Bansos, Luhut Minta Penyalurannya Dipercepat
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Kemenpar Dorong Penerbangan Langsung India-YIA, Bidik Kenaikan Wisatawan ke Yogyakarta
-
Anggaran MBG Dipangkas Rp94 Triliun, Bagaimana Nasib Ratusan SPPG di Jogja?
-
Promo Kredit Kendaraan Berbunga 1,80% Meriahkan BRI KKB Expo 2026 di 131 Lokasi
-
8.000 Orang Lepas Status WNI dalam Lima Tahun, Indonesia Terancam Kehilangan SDM Berkualitas
-
Akademisi: Publik Berhak Menagih Kinerja jika Gaji Kepala Daerah Naik