Scroll untuk membaca artikel
Galih Priatmojo
Selasa, 03 Agustus 2021 | 14:26 WIB
Kedua tersangka penganiayaan AS alias Felix (kaus hitam) dan AA (kaus hijau), kala dihadirkan di Mapolsek Sleman, Selasa (3/8/2021). (kontributor/uli febriarni)

SuaraJogja.id - Gelap mata akibat cemburu membuat AS alias Felix (22) nekat melakukan penganiayaan terhadap Iw (28), lelaki yang ia sebut telah mengirimkan pesan ajakan berkenalan kepada istri Felix. Felix beraksi tak sendirian, ia mengajak rekannya AA (22) untuk turut serta ke TKP.

Felix mengatakan, kejadian bermula saat ia melihat akun Facebook milik istrinya mendapat pesan dari seseorang. Sang pengirim yang diketahui adalah laki-laki itu, mengirimkan sejumlah 'Ping'.

"Akun Facebook ada dalam handphone istri, saya yang memegang handphone tersebut. Jadi si korban ini mengirim P P P, begitu," kata dia, kala dijumpai di Mapolsek Sleman, Selasa (3/8/2021).

"Dia mengajak berkenalan, lalu saya jawab 'Kamu siapa? Ini [pemilik akun] sudah punya suami dan anak'," ungkap Felix.

Baca Juga: Tidak Percaya Covid-19, Satu Orang Positif di Sleman Tulari Puluhan Warga Perum Gama Asri

Warga Sawahan, Pendowoharjo itu menuturkan, karena merasa ada hal yang janggal, Felix selanjutnya mengajak si pengirim pesan untuk bertemu di area lapangan Denggung.

Saat bertemu di lokasi, Felix langsung mencabut kunci motor korban dan menyeret korban mendekat ke area bermain skate. Sembari mengulangi informasi bahwa perempuan yang dikirimi pesan oleh korban, sudah memiliki suami dan anak.

"Saya hajar dia, pakai tangan kiri tiga kali, kanan lima kali. Sempat saya ancam mau saya pukul pakai keling, dan saya bilang 'Atau mau saya keluarkan pisau di jok motor?', tapi itu hanya gertakan. Saya tidak membawa pisau itu," kata residivis kasus serupa wilayah hukum Polsek Ngaglik, 2018 silam itu.

Usai menjadi bulan-bulanan, korban diminta untuk mengeluarkan dua unit telepon genggamnya dan uang Rp17.000 yang dibawa.

Ayah dari bayi berusia tiga bulan itu mengajak rekannya AA, untuk ditugaskan membonceng dan merekam video perjumpaan Felix dengan korban.

Baca Juga: Dampak Pandemi, Omzet Anjlok Tak Surutkan Niat Pengusaha Kafe Sleman Bantu Nakes

Tak lama, datang petugas kepolisian bersama pihak terkait sedang membubarkan dagangan PKL di sekitar Denggung. Pelaku dan rekannya langsung kabur.

Load More