"Tak hanya pertanian, Lapas Kelas IIB Sleman juga membudidayakan perikanan dan peternakan. Bahkan kami melalui SK Ditjen PAS sebagai Lapas Sentra Budidaya Sayuran," terangnya.
Kekinian, Lapas yang ada di wilayah Kapanewon Mlati ini baru saja mendapat sarpras traktor, instalasi hidroponik, biopon maggot, kandang BSF, kolam terpal semi permanen dan ruang pertemuan. Semua untuk mendukung program Kampung Asimilasi tersebut.
Pihak Lapas juga menyadari, keseriusan membekali keterampilan bagi warga binaan perlu dibarengi dengan sinergi bersama berbagai pihak terkait.
Di pihak swasta sebutlah Yayasan Bina Insan Berdikari Sleman dan Yayasan Bahtera Mitra Mahardhika Yogyakarta.
Sementara dari bidang pemerintahan, belum lama ini Lapas Cebongan menjalin sinergi dengan Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada dalam program Kerjasama PKM-PM Budidaya Ayam Bahagia.
Kusnan menyebut, Lapas Cebongan punya komitmen berkontribusi mendukung program ketahanan pangan nasional. Sekaligus mempersiapkan SDM yang produktif, mandiri dan inovatif serta mempunyai keterampilan di bidang pertanian, perikanan dan peternakan.
"Ikut berkontribusi menyumbangkan PNBP Pembinaan Kemandirian ke Kas Negara," lanjut dia.
Kontributor : Uli Febriarni
Baca Juga: PN Sleman Vonis Bebas Terdakwa Dugaan Nilai Ijazah Palsu, Keluarga Sujud Syukur
Berita Terkait
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
- PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
GEMPAR Dorong Pedagang Pasar Ngino Melek Digital Hingga Buka Wacana Pasar Sore
-
Festival Udin 2026, Merawat Ingatan 30 Tahun Kasus Udin
-
Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Screening 'Harusnya Horror' di Jogja Jelang Penayangan: Reza Arap dan AAAClan Disambut Meriah