SuaraJogja.id - Satreskrim Polres Sleman berhasil meringkus pemuda berinisial MSA (22) setelah menganiaya seorang anggota TNI lantaran emosi motornya hampir tersenggol. Tak tanggung-tanggung korban mengalami luka sayatan di pipi sebelah kiri sepanjang 20 centimeter.
Kanit II Ranmor Satreskrim Polres Sleman, Ipda Lili Mulyadi menjelaskan penganiayaan tersebut terjadi di belakang halte bus Taman Denggung, Tridadi Sleman, Sabtu (25/9/2021) lalu. Saat itu korban yang berboncengan bersama rekannya datang dari arah Magelang dengan tujuan Yogyakarta.
Sesampainya di daerah Dusun Wadas Tridadi, Sleman, muncul motor korban yang saat itu hendak keluar dari sebuah gang. Hal itu hampir membuat keduanya bertabrakan.
"Tidak terima kejadian itu tersangka mengejar korban sampai di TKP. Kemudian tersangka melakukan tindakan kekerasan dengan korban rekan kita dari personel TNI berinisial MR warga Jawa Tengah," kata Lili kepada awak media di Mapolres Sleman, Selasa (5/10/2021).
Tersangka yang saat itu telah membawa cutter langsung menyerang korban secara bertubi-tubi. Namun saat itu korban sudah tidak sempat melakukan perlawanan lagi.
Imbasnya, korban mengalami sejumlah luka sayatan, mulai dari kening sebelah kiri, pipi, bibir sebelah kiri, hingga luka sayatan di tangan saat mencoba menangkis cutter dari tersangka.
"Korban mengalami luka di wajah sepanjang 20 cm dan dijahit sebanyak 13 jahitan. Kemudian di telapak tangan luka sepanjang 6 cm dan dijahit 4 jahitan," tuturnya.
Lili mengungkap bahwa dari hasil pemeriksaan lebih lanjut ternyata tersangka saat itu sedang terpengaruh alkohol atau dalam kondisi mabuk. Bahkan tersangka juga tidak mengetahui bahwa yang korban adalah seorang anggota TNI.
"Tersangka awalnya tidak tahu bahwa yang dikejar adalah anggota TNI dan memang saat melakukan penganiayaan itu sedang dalam kondisi dipengaruhi minuman keras," terangnya.
Baca Juga: Lakukan Penipuan Jual Beli Kayu Sonokeling, Pelaku Bertransaksi dari Dalam Rutan
Ditambahkan Lili, tersangka sendiri merupakan seorang residivis kasus pencurian dengan kekerasan. Pria asal Tridadi, Sleman tersebut sempat mendekam di Rutan Polres Sleman.
Akibat kasus penganiayaan ini, tersangka dijerat dengan Pasal 351 Ayat (1) dan Ayat (2) KUHP. Dengan ancaman hukuman paling lama hingga 5 tahun penjara.
Berita Terkait
-
Lakukan Penipuan Jual Beli Kayu Sonokeling, Pelaku Bertransaksi dari Dalam Rutan
-
Buntut Viral Penganiayaan Napi, Tiga Sipir Lapas Jember Diperiksa
-
Emosi Akibat Sering Rewel, Ayah Tiri di Sleman Nekat Sudut Lidi Panas ke Bibir Anaknya
-
Anak Difabel di Sleman Dianiaya Pengasuh, Diborgol Hingga Disiram Air Panas
-
Empat Warga Tasikmalaya Tewas usai Minum Oplosan Alkohol 92% dan Minuman Energi
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Menjaga Berkah di Dapur Subuh: Perjalanan Inspiratif Penjual Dimsum yang Berhasil Mandiri Finansial
-
Dugaan Ormas Dibenturkan dengan Demonstrans saat Kerusuhan Malioboro, Sultan Klaim Tak Tahu
-
Dua Peserta Demo di Malioboro Sempat Hilang, LBH Laporkan Sudah Pulang
-
Jadi Bank Beraset di Atas Rp500 Triliun, BRI Raih Empat Penghargaan Bergengsi Pada 2026
-
Puncak AXIS Nation Cup 2026 Segera Tiba, Tim Futsal SMA Terbaik Siap Adu Kekuatan