SuaraJogja.id - Dekan Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) periode 2021-2026 Siti Murtiningsih menyatakan bahwa pelaksanaan kuliah tatap muka di Fakultas Filsafat baru akan digelar pada semester depan. Sembari menunggu, pihaknya akan terus mempersiapkan sejumlah fasilitas pendukung yang dibutuhkan.
"Itu (kuliah tatap muka) juga sudah kita putuskan sejak awal semester bahwa kita sepenuhnya sampai akhir semester itu daring. Baru semester depan kita setengah luring dan daring," ujar Siti Murtiningsih saat ditemui di Fakultas Filsafat, Jumat (8/10/2021).
Perempuan yang akrab disapa Murti itu menyampaikan bahwa dalam semester ini Fakultas Filsafat UGM masih melakukan kuliah secara daring. Walaupun kampus tetap buka dan melayani mahasiswa dengan keperluan tertentu.
Mengingat fasilitas seperti perpustakaan pun telah dibuka kembali sejak beberapa waktu ini. Sehingga hal itu bisa dimanfaatkan sejumlah mahasiswa.
"Semester ini kita masih syarat dan ketentuan berlaku, artinya adalah bagi mahasiswa-mahasiswa yang menyelesaikan tugas akhir, mahasiswa yang sedang skripsi, membutuhkan perpustakaan kita buka memang dari kemarin. Hanya memang kalau untuk pembelajaran kita masih daring," ungkapnya.
Murti menyebut ketentuan itu diterapkan mengingat semester ini yang hanya tinggal beberapa bulan lagi. Ia yakin bahwa mahasiswa Fakultas Filsafat masih sangat memungkinkan untuk tetap kuliah daring hingga semester ini selesai.
"Karena memang akhir semester kan tinggal beberapa bulan. Ini sudah UTS sehingga saya kira bagi ilmu filsafat sangat memungkinkan kalau kita selesaikan sampai akhir untuk menggunakan platform daring," tuturnya.
Untuk kuliah tatap muka semester depan, Murti menuturkan dimungkinkan masih akan menggunakan skenario 50 persen daring dan 50 persen luring. Namun memang rencana itu belum sepenuhnya ditetapkan.
"Masih belum final masih on going kita diskusikan, tapi yang jelas nanti ada berapa persen untuk berapa mata kuliah yang bisa kita usahakan luring dan itu nanti bergantian beberapa mata kuliah untuk bisa luring dan kita sedang kita persiapkan semua," ujarnya.
Baca Juga: Universitas di DIY Bersiap Gelar Kuliah Tatap Muka, Dosen dan Tendik Lansia Tak Boleh PTM
Dijelaskan Murti saat ini Fakultas Filsafat terus menyiapkan segala sarana dan prasarana untuk mendukung kuliah tatap muka di semester depan. Terlebih dari segi teknologi yang harus terus dilengkapi.
"Semester lalu juga sudah disiapkan, termasuk sarana dan prasarana karena kita masuk era dimana teknologi dan kesiapan kita itu harus bisa berjalan seiring begitu. Sudah kita siapkan terkait teknologi, sistem dan sebagainya hingga prokesnya," terangnya.
Sebelumnya diberitakan Pemda DIY mempersilahkan perguruan tinggi (PT) untuk kembali menggelar Pembelajaran Tatap Muka (PTM). Meski selama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3 masih terbatas hingga 18 Oktober 2021, kampus-kampus di DIY diperbolehkan untuk kembali dibuka.
Kampus-kampus di DIY dinilai lebih siap dalam menggelar PTM dibandingkan sekolah. Karenanya diharapkan pembukaan kampus tidak akan menimbulkan klaster penularan COVID-19.
"Prinsipnya kita lihat evaluasi perguruan tinggi semuanya sudah siap untuk melaksanakan. Apalagi mereka kan mahasiswa ya, mereka tingkat kesiapannya lebih bagus dibanding sekokah-sekolah SD atau PAUD," ujar Sekda DIY, Baskara Aji di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Kamis (07/10/2021).
Meski diizinkan, menurut Aji, semua tenaga pendidik dan kependidikan harus sudah mendapatkan vaksinasi, minimal dosis pertama. Selain itu sekitar 80 persen mahasiswa pun harus sudah diimunisasi.
Berita Terkait
-
Jabat Dekan Fakultas Filsafat UGM, Siti Murtiningsih Sebut Ada PR yang Harus Diselesaikan
-
Dilantik Jadi Dekan Fakultas Filsafat UGM, Siti Murtiningsih Beberkan Program Terdekat
-
Sosok Siti Murtiningsih Dekan Perempuan Kedua Fakultas Filsafat UGM
-
FOTO: Siti Murtiningsih Resmi Jadi Dekan Fakultas Filsafat UGM Periode 2021-2026
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Fakta Pahit Buruh Pengupas Bawang di Jogja, Kerja Seharian Hanya Diupah Rp3 Ribu
-
Ospek Bukan Ajang Perpeloncoan, Rektor UNY: Perlakukan Mahasiswa Sebagai Raja-Ratu
-
BRI Cetak Rekor MURI: Hadirkan Kredit Kendaraan Serentak di 131 Lokasi
-
Dokter dan Nakes Viral Komentar Nirempati, FKKMK UGM Sebut Pembekalan Etika Bermedsos Sejak Maba
-
Dinkes DIY Siapkan 240 Kg Obat untuk Korban Gempa NTT, Pastikan Stok Jogja Tak Tertanggu