SuaraJogja.id - Angka kemiskinan di Kalurahan Guwosari, Kapanewon Pajangan, Kabupaten Bantul cukup tinggi. Untuk itu, bagi warga Guwosari yang ingin melanjutkan studi ke jenjang perguruan tinggi namun terbentur biaya akan mendapat beasiswa.
Lurah Guwosari Masduji Rahmat menjelaskan, beasiswa diberikan kepada warga yang memang ingin benar-benar kuliah. Pihaknya telah menjalin kerja sama dengan salah satu universitas swasta yang ada di Bantul.
"Mereka bakal kuliah gratis dan mendapat beasiswa dari kami. Beasiswa yang diberikan bisa bersumber dari APBDes," kata Masduji kepada SuaraJogja.id pada Rabu (27/10/2021).
Adapun jurusan yang digemari yakni ekonomi, akutansi, keguruan, maupun kesehatan. Harapannya dengan kuliah, mereka dapat memperbaiki taraf hidup menjadi lebih baik.
"Jadi dengan mengubah pola kehidupan mereka diharapkan bisa memutus rantai kemiskinan," ujarnya.
Program ini sudah berjalan selama tiga tahun terakhir. Selama tiga tahun itu, total sudah ada 24 warga Guwosari yang diberi beasiswa.
"Tahun ini adalah angkatan yang ketiga sebanyak 12 calon mahasiswa. Pada 2020 kemarin ada tujuh orang dan pada 2019 ada lima orang," katanya.
Pada 2019, lanjutnya, ada 10 orang yang mendaftar kuliah. Namun, setelah masuk kuliah, ada yang berhenti di tengah jalan. Sehingga memang diperlukan komitmen.
"Karena kalau enggak ada komitmen untuk belajar, artinya di dalamnya dirinya tidak ada tekad yang kuat. Selain itu dukungan orang tua juga harus ada. Hal itu yang jadi penting," terang dia.
Baca Juga: Enam Warga SMKN 1 Sedayu Positif Covid-19, Camat: Rantai Penularan Ketujuh
Ke depannya jika mereka sudah mendapat gelar sarjana diminta untuk ikut membangun Guwosari. Sebab, menurutnya, potensi SDM yang unggul selalu meninggalkan desa karena tidak ada komitmen.
"Setelah dapat ilmu bisa berkontribusi membangun desa. Salah satu caranya melalui lembaga kemasyarakatan atau melalui ilmu yang sudah didapat," tuturnya.
"Dua angkatan yang sudah dapat beasiswa kami minta untuk membantu pendataan profile desa dan input vaksin, selalu dilibatkan. Sehingga ada simbiosis mutualisme," imbuhnya.
Selain itu, pihaknya juga memberi bantuan uang kepada siswa yang tidak bisa membayar sekolah. Akibatnya, masih ada sejumlah ijazah siswa SMP ataupun SMA di Guwosari yang tertahan di sekolah.
"Istiliah kami bantu mereka untuk menebus ijazahnya yang tertahan di sekolah melalui dana swadaya kalurahan," ujar dia.
Berita Terkait
-
Enam Warga SMKN 1 Sedayu Positif Covid-19, Camat: Rantai Penularan Ketujuh
-
Patungan Sekampung, Warga Manding Sulap Mobil Bekas Jadi Ambulans
-
Nadiem Makarim Janji Hapus Kekerasan Seksual di Dunia Pendidikan, Bagaimana Caranya?
-
Cegah Anak Lahir Kerdil, Edukasi Stunting Juga Perlu Diberikan Pada Mahasiswa
-
Viral Pelajar di Bantul Dilempar Sabuk Saat Sedang Nongkrong, Begini Kata Polisi
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
Terkini
-
Viral Titik Nol Km Jogja Dipasang Kawat Duri, Pemda DIY Merasa Tak Dikabari Polisi
-
IAGI Soroti Tantangan Eksploitasi Kekayaan Geologi: Jangan Korbankan Lingkungan!
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran
-
Generasi Muda Mulai Apatis terhadap Tuhan, Muhammadiyah Jawab Fenomena Agnostisisme dengan ChatHPT