SuaraJogja.id - Satlantas Polres Bantul memasang water barrier di Jalan Bantul sepanjang satu kilometer. Titik pemasangan water barrier dimulai dari simpang tiga Cepit hingga gapura masuk ke Bantul Kota.
Kasat Lantas Polres Bantul AKP Gunawan Setiyabudi mengatakan, pemasangan water barrier tersebut dilakukan bersama Dinas Perhubungan Bantul dan Jasa Raharja yang akan berlangsung selama pelaksanaan Operasi Zebra Progo 2021. Tujuannya menekan angka kecelakaan lalu lintas.
"Karena di jalur simpang tiga Cepit sampai gapura Bantul termasuk jalur rawan kecelakaan lalu lintas, sehingga menjadi target Operasi Zebra Progo 2021 di Bantul," paparnya, Senin (22/11/2021).
Menurut data Unit Lakalantas Polres Bantul, di jalur Cepit-Gapura Bantul setidaknya setiap pekan terjadi kecelakaan lalu lintas. Korbannya sebagian besar pengendara sepeda motor yang sedang menyeberang jalan.
“Dengan pemasangan water barrier di jalur tersebut, pengendara sepeda motor tidak bisa sembarang menyeberang jalan,” terangnya.
Guna mengetahui dampak pemasangan water barrier apakah mampu mengurangi kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang Cepit-Gapura Bantul setiap hari selama Operasi Zebra Progo 2021 akan dilakukan evaluasi.
Sementara itu, Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Bantul Aris Suharyanta mengaku pihaknya hanya membantu Satlantas Polres Bantul, dalam hal ini hanya meminjamkan water barrier. Tidak ada personel yang dilibatkan dalam Operasi Zebra Progo 2021.
"Kami hanya meminjami water barrier karena itu kebijakan Satlantas Polres Bantul," katanya.
Pengendara motor yang melintas, Wawan menuturkan, pemasangan water barrier itu membuat pengguna jalan tidak bisa putar balik. Sehingga tidak ada kendaraan yang tiba-tiba putar balik dan sering membuat orang yang ada di belakangnya kaget.
Baca Juga: PPKM Level 3 Saat Nataru, Polres Bantul Lakukan Penyekatan hingga Berlakukan Ganjil Genap
"Jadi enggak ada kendaraan yang putar balik seenaknya sendiri, kadang kalau tiba-tiba putar balik gitu yang kaget kendaraan di belakangnya," ujarnya.
Berita Terkait
-
PPKM Level 3 Saat Nataru, Polres Bantul Lakukan Penyekatan hingga Berlakukan Ganjil Genap
-
Tebus Dosa, Anak yang Jual Perabotan Milik Ibunya Siap Dipenjara
-
PPKM Level 3 Diterapkan Saat Natal dan Tahun Baru, Begini Respons Pemkab Bantul
-
UMK Bantul Naik Empat Persen, Buruh Merasa Kecewa
-
Bobol Warung Makan, Dua Remaja Asal Sedayu Bantul Diringkus Polisi
Terpopuler
- Andre Taulany Resmi Nikahi Amanda Rigby, Mantan Istri Erin: Hamil Duluan Kali
- Kiai Sahal Gontor ke Prabowo: Saya Ngomong Agak Tidak Enak, Sorry ye...
- Sah Nikahi Amanda Rigby, Ramalan Lama Hard Gumay Tentang Asmara Andre Taulany Jadi Kenyataan?
- Erin Taulany Klarifikasi Soal Komentar Hamil Duluan: Sumpah Demi Allah Akun Saya Dibajak
- Media Israel Sindir Presiden Prabowo: Setahun Lalu Dukung Kami Sekarang Teriak Free Palestina
Pilihan
-
Tangis Ibrahim al-Madani Saat Pertama Azan di Masjidil Haram, Sang Muazin Tutup Usia di 51 Tahun
-
Merumuskan Kembali Bisnis Media Masa Depan di Local Media Summit 2026
-
KPK OTT Bupati Bolaang Mongondow Utara Sirajudin Lasena
-
KPK Geledah Rumah Mewah Polisi Yayat Sudrajat di Depok, Terkait Kasus Suap Bekasi
-
Silmy Karim Kritik KPK! Bandingkan Nasibnya dengan Nusron Wahid
Terkini
-
Jogja Disesaki Ratusan Kampus, Tapi Tambang Ide Belum Banyak Terserap Masyarakat
-
11 Bangunan Lama Diratakan dengan Tanah, Wajah Stasiun Lempuyangan Mulai Diubah
-
Perkuat Portofolio, BRI Wealth Management Ungkap Strategi Diversifikasi Investasi Syariah
-
Hanung Bramantyo Bawa Sejarah Kelam 1965 Lewat Film Horor Lobang Buaya, Berharap Buka Ruang Diskusi
-
Minta Jatah Makan ke Pedagang Bolosego, Aipda S Ditahan Propam Polresta Yogyakarta