SuaraJogja.id - Hujan lebat disertai angin kencang pada Selasa (7/12/2021) mengakibatkan puluhan pohon tumbang. Kejadian ini dilaporkan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bantul. Sejumlah fasilitas umum pun tertimpa pohon tumbang.
"Hujan disertai angin kencang di wilayah Bantul pada Selasa, sekitar pukul 14.00 WIB, mengakibatkan 22 kejadian pohon tumbang dan dua kejadian bangunan semi permanen roboh," kata Manajer Pusat Pengendalian dan Operasional (Pusdalops) BPBD Bantul Aka Luk Luk Firmansyah dikonfirmasi di Bantul, Selasa malam.
Dia mengatakan, kejadian dampak hujan lebat disertai angin kencang tersebut tersebar di sembilan kelurahan tiga kecamatan di Bantul.
Rinciannya di Kecamatan Banguntapan yaitu Kelurahan Jagalan satu lokasi, Kelurahan Potorono dua lokasi, Kelurahan Singosaren satu lokasi, Kelurahan Tamanan lima lokasi, Kelurahan Wirokerten dua lokasi.
Selain itu, Kecamatan Sewon yaitu Kelurahan Bangunharjo tujuh lokasi, Kelurahan Panggungharjo dua lokasi, Kelurahan Timbulharjo tiga lokasi, dan di Kecamatan Pleret yaitu Kelurahan Wonokromo satu lokasi.
Dia mengatakan pohon tumbang karena hujan disertai angin kencang itu berdampak pada belasan akses jalan yang sempat terganggu, menimpa jaringan Telkom empat lokasi, jaringan listrik empat, pekarangan satu lokasi, rumah tujuh lokasi, dan fasilitas pendidikan satu lokasi.
"Estimasi kerusakan akibat dampak hujan disertai angin kencang itu kurang lebih sebesar Rp65.860.000," katanya.
Dalam menindaklanjuti laporan kejadian tersebut, tim reaksi cepat Bantul bersama unsur BPBD dan relawan langsung meluncur ke lokasi untuk bersama-sama menangani dampak bencana tersebut.
"Untuk pohon tumbang proses evakuasi kurang dua yang belum selesai, karena (pohon, red.) lumayan besar," katanya. [ANTARA]
Baca Juga: Tiba-tiba Oleng, Truk Pengangkut Semen Tabrak Rumah Warga di Jalan Srandakan
Berita Terkait
-
Tiba-tiba Oleng, Truk Pengangkut Semen Tabrak Rumah Warga di Jalan Srandakan
-
Dear Pengguna Jalan Puncak Cianjur: Rawan Bencana Alam, Hindari Parkir di Bawah Pohon
-
Anak Dipolisikan Ibu gegara Jual Perabot, Bupati Bantul Imbau Laporan Dicabut
-
Ingat Anak yang Jual Perabot Ibunya? Pemkab Bantul Akan Upayakan Bantuan
-
PPKM Level 3 Nataru Batal Diterapkan, Bupati Bantul: Wisata Dibuka tapi Tetap Waspada
Terpopuler
- Survei: 55 Persen Pemilih Prabowo Tidak Akan Memilihnya Kembali pada Pilpres 2029
- Selundupkan 1.689 Burung Liar ke Jakarta, Bus Sinar Jaya Dicegat di Pelabuhan Bakauheni
- KPU Bisa Tindaklanjuti Putusan MK dengan Menyatakan Syarat Pendidikan Gibran di Pilpres 2024 Tak Sah
- Rekonsiliasi Politik, Anies Baswedan Jadi Menteri Prabowo?
- Pelembap Viva Hijau vs Kuning, Apa Bedanya? Ini Manfaat Keduanya untuk Wajah
Pilihan
-
Inilah 5 Menteri yang Kinerjanya Paling Buruk Menurut Survei CELIOS
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
Terkini
-
Ketua Yayasan Little Aresha Dituntut 10 Tahun Penjara, 83 Anak Korban Minta Restitusi Rp2,12 Miliar
-
BRI Bidik Peluang Bisnis dari MotoGP Mandalika 2026
-
Pemerintah Berencana Buat Program Kuliah Gratis, PTS Terancam Gigit Jari Kehilangan Mahasiswa
-
Ngenes! Prabowo Tambah Pejabat, Transfer ke DIY Malah Susut Rp910 Miliar
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Ramah Lingkungan, BRI Peduli Kerahkan 500 Relawan