SuaraJogja.id - Insiden keributan di Titik Nol Kilometer, Kemantren Gondomanan, usai pergantian tahun baru 2022 disebutkan ada keterlibatan suporter. Ada bentuk tantangan antara keduanya, namun berusaha didamaikan oleh seseorang di selatan Pasar Beringharjo.
Kapolsek Gondomanan Kompol Andhies Fitri Utomo menjelaskan, kasus ini masih didalami. Dari BAP sendiri, ada tantangan di antara dua suporter tersebut.
"Dari BAP itu ada bentuk tantangan. Kebetulan di selatan Pasar Beringharjo itu, ada saudaranya (salah satu suporter) yang rencananya mendamaikan," terang Andhies saat konferensi pers di Mapolsek Gondomanan, Selasa (4/1/2022).
Ia melanjutkan, pihaknya masih mendalami bentuk tantangannya. Selain itu, pancingan atau pemicunya masih dicari meski berawal dari kehadiran suporter sebuah klub bola di Pasar Beringharjo.
"Kalau dari keterangan korban, suporter itu berkunjung ke saudaranya yang ada di selatan Pasar Beringharjo. Mereka bermalam dan diketahui oleh suporter klub lain dan mendatangi TKP," kata Andhies.
Insiden keributan terjadi pada waktu itu. Sejumlah orang termasuk juru parkir yang ingin melerai terpaksa menjadi korban. Sebanyak tiga orang mengalami luka, mulai dari kepala hingga tangan.
"Saat kami datangi TKP, didapati salah satu suporter ribut dengan pihak parkir Pasar Beringharjo. Terjadi pelemparan dan melebar hingga ke Titik Nol Kilometer. Tiga orang terluka," katanya.
Polisi menangkap satu orang pelaku berinisial BAT (29), warga Kemantren Kraton.
Polisi masih mencari dugaan adanya pelaku lain. Dalam insiden itu kedua suporter datang lebih dari satu orang.
Baca Juga: Kerusuhan di Titik Nol Km Usai Tahun Baru Gesekan Antara Suporter, Juru Parkir Terluka
"Masih kami dalami lagi, sementara yang kami amankan baru 1 orang," katanya.
Selain tersangka, beberapa barang bukti seperti tongkat besi sepanjang dua meter, batu-batu, hingga satu tongkat kayu sepanjang 1,5 meter diamankan.
Dalam insiden itu, pelaku dijerat dengan pasal 170 KUHP tentang Pengeroyokan. Ancaman hukuman, kurungan penjara paling lama lima tahun enam bulan.
Berita Terkait
-
Kerusuhan di Titik Nol Km Usai Tahun Baru Gesekan Antara Suporter, Juru Parkir Terluka
-
Viral Kerusuhan di Kawasan Titik Nol Kilometer Usai Tahun Baru, Begini Penjelasan Polisi
-
Wisatawan Mulai Padati Tugu Pal Putih dan Malioboro Menjelang Puncak Malam Tahun Baru
-
Titik Nol Kilometer Padat saat Akhir Pekan, Pemkot Jogja Bakal Tutup Menjelang Tahun Baru
-
Ada Dugaan Pengibaran Bendera Bintang Kejora di Nol Km, ALOR PETA DIY Minta Ditindak Tegas
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Es Jeruk di Malioboro Rp20 Ribu Viral, Hasto Bakal Turunkan Satpol PP
-
BPPD DIY Dorong Yogyakarta Jadi Destinasi Cultural Wellness Berkelanjutan Lewat Festival 2026
-
Gandung Pardiman Meninggal Dunia di RS Panti Rapih, Dimakamkan di Ponjong
-
BRI Terus Lakukan Buyback Saham, Fundamental Perseroan Jadi Penopang Pertumbuhan
-
JPW Desak Ketegasan Polda DIY Tindak Parkir Liar Selama Operasi Patuh Progo 2026